Daptar :)

Rabu, 06 Agustus 2014

“ Sang Pendaki ” part2

Rafael dan anak-anak yang lain sedang mendapatkan arahan dari kuncen gunung itu. Agar mereka tak salah langkah, dan melanggar perturan yang ada.

“ Demi keselamatan bersama mari kita berdo'a menurut kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Berdo'a, mulai..!!” tegas kuncen tersebut, semua nya saling menundudukan kepala dan berdo'a dengan khusyu. Bagaimanapun juga mereka tak ingin kenapa-napa nantinya.

“ Baik Rafael kamu pegang ini, bila ada apa-apa pada mereka kamu pergunakan ini sebagai obat dan pakaikan kalung ini kepada semua perempuan ” Rafael mengangguk dia menerima pemberian kuncen itu, sementara kalung langsung Rafael kasih kepada Rangga. Agar Rangga beri kepada para perempuan.

“ Terimakasih pak? ”Rafael menjabat tangan kuncen itu.

“ Hati-hati, kalau sedang darurat dan alat komunikasi kamu kehabisan daya isi kamu tau kan harus bagaimana? ” Rafael mengangguk dia mengatur barisan dan akan membuat 4 kelompok.

“ Satu tim 5 orang yah, jadi yang mimpin nanti saya, Rangga, Reza dan Morgan. Tim akan saya bagi secara berturut dan gak ada yang protes ” Rafael menekan setiap ucapannya. Dia bagi dengan sangat adil, walaupun Rafael mencintai Valery dia tak memilih satu tim dengan Valery. Yang berpacaran Rafael hanya membuat Morgan dan Chilla satu tim. Karena, ia tau mereka akan membuat rusuh bila di pisahkan dan pastinya merepotkan. Rafael sudah selesai membagi tim nya ia menyuruh tim pertama yang di mimpin Rangga agar terlebih dahulu berangkat. Di mana Rangga, David, Dimas, Rara dan Disti. Di susul tim ke dua, Morgan, Chilla, Valery, Ilham dan sekar. Tim ke tiga, Bisma, adelia, Reza, Salsa, Dicky. Dan tim empat Rafael, Feryn, Mala, Bobi, dan Rio.

•••

Perjalanan semakin jauh, langit terlihat mendung. Rafael menghubungi Rangga agar berhenti dan segera memasang tenda untuk mereka. Karena, hari sepertinya akan turun hujan. Memang tim pertama yang membawa perlengkapan tenda. Benar saja saat Rafael dan rombongannya sampai gerimis turun, para perempuan sedang sibuk menaburkan garam ke seliling tenda.

“ Lama banget lo Raf ” Rangga menghampiri Rafael. Rafael hanya tersenyum dan melepaskan ranselnya. Dia sedikit tertawa saat melihat Morgan dan Chilla yang saling suap-suapan makan pop mie berdua.

“ Udah biasa kan mereka? Mending lo masukin ransel lo ke tenda khusus penyimpanan mereka udah pada naro ” Rafael mengangguk dan mengikuti saran Rangga.

“ Satu tenda 2 senter, kalian ada senter semua kan? ” Rangga bertanya, mereka semua mengangguk. Rangga sudah membagi nya satu tenda berisi 4 - 6 orang.

“ Ayo cepat masuk ke tenda, dan makan bekal kalian. Oh ya jangan ada yang keluar sampai besok pagi ” Rafael memperingati semua siswa. Karena hujan sudah mulai turun.

“ Ka Rafa ganggu aja padahalkan lagi sosweet sama my baby ku ” Chilla mengerucutkan bibirnya. Valery yang sedang merapikan tempat tidur hanya terkekeh kecil. Karena kalau ia menjawab pasti bakal panjang ceritanya.

“ ka Mala lagi apa? ” tanya Valery kepada seniornya, Mala hanya tersenyum dan kembali melanjutkan aktifitasnya. Sementara Sekar dia sudah tertidur dari tadi. Valery pun ikut tidur.

Malam semakin sunyi, hujan sudah mulai reda. Hanya bunyi hewan-hewan kecil yang terdengar seperti jangkrik, dan semacamnya. Chilla terbangun dari tidurnya dia ingin pipis.

“ Ve bangun, ” Chilla menggoyangkan tubuh Valery. Valery membuka matanya dan “ aaaaaa ” dia kaget saat melihat wajah Chilla.

“ Ih valery bangun ” Chilla kembali membangunkan Valery, Valery menarik nafasnya panjang ternyata Chilla hanya memakai masker.

“ Apaan sih? ” Valery mengucek matanya.

“ Chilla mau pipis anter dong ” Chilla membenarkan rambutnya.

“ Telp Morgan ke, ah ngantuk nih ” Chilla membangunkan sekar. Karena, tak mungkin dia menghubungi Morgan yang super kebo.

“ Apaan sih Chill? ” Sekar terbangun.

“ Anter pipis ” Sekar pun bangun dan keluar.

“ Valery tendanya seletingin lagi aku sama sekar mau pipis ” Chilla membawa senter dan berlalu keluar. Dengan sangat malas Valery kembali menutup tendanya. Namun, jantungnya berdebar begitu kencang saat ia melihat bayangan hitam dari luar tenda. Segera Valery berbaring dan menutupi mukanya dengan selimut.

Selasa, 05 Agustus 2014

“ Sang Pendaki ” part1

Cerita ini, cerita terbaru yang aku share di facebook. Kira-kira 2 bulan yang lalu. Dan baru sampe part7. Mau aku post semuanya.

Cast: SMASH, Morgan Oey, Valerya, Adelia, Chilla and other cast.
Genre: Horor, Mistakes, Sad, Fantasi, etc.



Suasana pagi begitu terasa di hari ini, hembusan angin memasuki celah-celah rongga hidung perempuan ini. Dia duduk di bangku taman yang terdapat pada kampus tepat ia mengajar. Misteri Hutan Belantara kira-kira itulah judul buka yang ia baca.

“ Valery, ” teriak seseorang yang tak asing bagi Gadis bernama Valery. Valery menoleh dan tersenyum. “Apa ka?” tanya Valery kepada pria yang ia panggil ka, Rafael.

“ Mmm itu, besok kaka mau ke hutan sambil ngedaki gunung. Kamu mau ikut? ” Rafael menggigit bibir bawahnya, berharap agar Valerry mau ikut dalam petualangannya kali ini.

“ Boleh.. Tapi, ka Reza sama ka Ilham ikut kan? ” Valery bertanya kepada Rafael.

“ Ya pasti lah dia kan tim kaka, thanks yah? ” Rafael mencolek dagu Valery dan berlari. Valery hanya tersenyum dan memegangi dagunya. Sementara di ujung sana seorang pria menatap sinis ke arah Valery dari raut wajahnya terpancar kebencian.

••••

Malam yang indah. Bintang, bertaburan di langit. Mungkin, bagi sebagian orang ini adalahanugrah tuhan. Karena, malam ini adalah malam yang sangat indah dan sangat sayang untuk di lewati. Berbeda dengan pria ini, dia menghisap rokok yang ia pegang lalu mengeluarkan asap dari mulutnya. Ia tersenyum sinis, akan rencana yang akan ia susun besok pagi.

“ Valery gue jamin besok lo bakal ada di genggaman gue lagi. ” Ucapan pria itu terdengar biasa. Namun, sangat menakutkan. Ada rencana besar yang akan ia susun kepada gadis yang bernama Valery.

“ Bisma, kamu ngapain di situ nak? Cepat masuk, katanya besok mau pergi sama teman-teman kamu..” seorang wanita paruh baya menghampiri anak semata wayangnya yang ia panggil Bisma.

“ Nanti mah, rokok Bisma belum abis ” Bisma tersenyum, mama Bisma hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Bagaimanapun juga, Bisma adalah anak satu-satunya.

“ Ya sudah, jangan kebanyakan merokok yah sayang? ” mama Bisma mengusap rambut Bisma, ia pun berlalu pergi. Bisma kembali menghisap rokoknya, ia pejamkan matanya. Lalu ia sedikit bermain-main dengan asap rokok itu.

“ Lo jatuh di tangan gue ”

•••••

Semua anggota pecinta alam telah siap berkumpul di kampus pagi ini, 20 orang bersama Rafael dan Rangga mereka telah berbaris sambil mendengarkan arahan dari Rafael.

“ Kalian mengerti? ” Rafael bertanya begitu tegas.

“ Mengerti.. ” seru mereka kompak. Setelah itu mereka semua memasuki mini bus untuk mengantarkan mereka ke hutan yang berada di gunung tujuan mereka tersebut.

“ Kamu sama aku yah Ve? ” tawar Rafael. Valery mengangguk dan duduk berdua dengan Rafael.

“ Awas hati-hati kaka-kakanya di samping ” Reza dan Ilham mengingatkan Rafae. Karena mereka tau bahwa Rafael menyukai adik mereka.

“ Tenang aja ko, gue gak bakal apa-apain adek lo ”Rafael terkekeh kecil dan mengusap lembut puncak kepala Valery.

“ Yang di belakang inget orang ” teriak Reza (lagi) dia mengingatkan Rangga dan Adelia yang duduk di kursi paling belakang.

“ Jones diem ” Rangga berteriak, membuat semua orang menertawai Reza. Bisma yang berada di belakang bangku Valrey dan Rafael hanya tersenyum sinis. Ia yakin bahwa rencananya akan berhasil.

“ Chilla cowok lo udah tidur aja haha dasar kebo ” Reza kembali berteriak, membuat Morgan yang sedang tertidur di pundak Chilla terbangun.

“ Hust.. Ka Reza ini Morgan jadi bangun kan, emm baby tidur lagi yah? ” Chilla mengusap kepala Morgan. Sementara Reza dan Ilham hanya tertawa.

“ Udah gede masih di kelonin ” celetuk Reza. Suasana sudah sunyi seiring sudah lamanya perjalanan, yang masih terjaga dari tidurnya hanya Ilham, Rangga, Rafael dan Bisma.

“ Kamu cantik kalau lagi tidur ” Rafael tersenyum memperhatikan wajah natural milik Valery. Sementara Bisma seperti ingin muntah mendengar ucapan Rafael yang terdengar olehnya.

“ Lo liat aja, Valery akan jadi milik gue lagi ”

Senin, 30 Juni 2014

“ Takut Jatuh CINTA ” part3

Bisma menatap tajam Dicky, ia benar-benar tak menyangka dengan apa yang di lakukan Dicky semalam.
“ Puas kan lo..!! ” Bisma membantk Dicky dia mengacak rambutnya.
“ Bis maafin gue ” Dicky menunduk.
“ Gue bener-bener kecewa sama lo Dick, lo boleh frustasi tapi gak gini caranya...!!! ” Bisma pergi meninggalkan sahabatnya itu. Sementara Dicky hanya menunduk dan menyandarkan tubuhnya.

••••

“ Maafin aku yah Morgan aku bener-bener gak tau? ” Anggi merasa bersalah kepada Morgan. Ternyata Morgan adalah pamannya Tari.
“ Gak apa-apa ko, oh ya tolong bilangin ke Tari yah. Nanti di suruh sama om Alex makan malam ” Morgan langsung berlalu pergi. Sementara Anggi hanya mengangguk-ngangguk saja. Dia lalu mengambil omlet buatannya dan dia makan.
“ Hmm.. Jadi gak enak sendiri akunya ” Anggi mulai memakan omletnya. Setelah selesai sarapan Anggi berlalu ke kolam renang belakang rumah Tari. Ia menyelupkan kakinya ke kolam dan memain-mainkan air oleh tangannya.
“ Bosen juga kalau gak ada kegiatan ” Anggi melihat layar hp nya. Wallpapernya masih sama seperti dulu. Di mana saat dirinya dan Hendra bertunangan.
“ Seharusnya aku udah ngurus kamu Hendra, atau mungkin aku udah hamil anak kamu. ” Anggi tak sadar meneteskan air matanya. Kenapa ini harus terjadi kepadanya? Ia ingin sekali hidup bersama Hendra, membina rumah tangga dengan lelai yang sudah 5 tahun ia pacari. Tapi, kenapa Tuhan tak adil kepadanya. Namun, Anggi tak boleh menyalahkan Tuhan. Karena, mungkin Tuhan lebih sayang kepada Hendra.

•••••


Mungkin, aku harus ikhlas. Ikhlas dengan apa yang terjadi kepadaku. Aku sedih pun percuma. Semua itu tak akan kembali lagi. Belajar ikhlas dan sabar adalah kunci satu-satunya. Masa depanku masih panjang, aku masih mempunyai mimpi yang harus aku raih. Aku masih mempunyai orang-orang yang sayang kepadaku. Aku tak mau membuat mereka sedih, keranaku. Aku tak mau menjadi perempuan lemah. Aku harus kuat, demi mereka.

“ Rin.. ” Bisma memeluk Airin yang sedang berkutif dengan buku diary nya. Airin memejamkan matanya. Ia sama sekali tak membalas pelukan dari kekasihnya.
“ Kamu gak kenapa-napa kan sayang? ” Bisma mengusap pipi Airin. Airin mengangguk dan tersenyum.
“ Kamu kira aku kenapa? ” Airin. Bisma menggelng.
“ Aku lamar kamu yah? Terus kita Nikah. Supaya nanti kamu bisa ikut aku.. ” Bisma. Airin menggeleng.
“ Aku gak kenapa-napa ko. Kamu pergi aja, aku bakal nunggu kamu ko. ” Airin tersenyum dan menyandarkan kepalanya ke pada bahu Bisma. Bisma mengusap bahu Airin, ia takut bila dia pergi terjadi apa-apa kepada Airin.
“ Rin ayolah kita nikah yah? Aku janji gak bakal ngungkit apa yang terjadi sama kamu. Aku gak mau kalau aku pergi nanti kamu.. Kamu.. ” Bisma menunduk. Mulutnya seakan terkunci ia tak mau menyakiti kekasihnya.
“ Aku masih harus nerusin kuliah. Kamu pergi aja, aku bakal nunggu kamu. Tapi kamu harus janji sama aku. Saat kamu pulang nanti, kamu harus sudah sukses yah? Baru kamu lamar aku.. ” Airin menatap Bisma. Dengan berat hati Bisma menganggukan kepalanya. Ia raih tengkuk Airin, dan mengecup bibir kekasihnya.

••••

“ Anggi ayolah ikut, mama sama papa nyuruh kamu ikut.. ” Tari yang sedang merias dirinya di depan cermin, membujuk Anggi agar mau ikut.
“ Nggak ah, aku gak mau. Ntar kaya kemarin aku jadi kacang goreng ” Anggi.
“ Yah engga lah nggi, nanti kita cuman makan malam doang. ” Anggi bangkit dan pergi ke kamar mandi. Tari tersenyum bahagia.

•••

“ Wah jadi ini yah saudara kamu yang dari Bandung cantik sekali.. ” Ucap Ny. Alex kepada Ny. Yanto.
“ Ia Anggi namanya. Ayo nggi kenalan dulu ” Anggi tersenyum dan mengulurkan tangannya kepada Ny. Alex.
“ Ya sudah mendingan kita makan sekarang ” Ny. Alex bangkit dari duduknya. Ia melangkahkan kakinya ke ruang makan di susul Anggi, Tari, Tn. Yanto dan Ny. Yanto.
“ Dicky kamu mau kemana lagi? ” terdengar suara bentakan dari atas membuat langkah mereka terhenti.
“ Mending kita langsung ke meja makan saja. Biasa anak-anak saya kerjaannya ribut melulu ” Ny. Alex merasa malu dia pun melanjutkan langkahnya.
“ Ke tempat biasa lah bang masa lo gak tau ” Sementara di ruang atas pria yang bernama Dicky menatap sinis kakanya.
“ Lo mau ngapain lagi? Lo gak nyadar sama apa yang lo lakuin ke Airin semalem ”


Voice Note Selamat Puasa dari @MorganOey untuk #MORGANOUS

Hay Morganous aku mau ngeshare Voice Note dari ka Morgan nih. Ini dulu 2012 tapi gak apa-apa yah semoga kalian jadi semangat :D

Hallo Morganos ini Morgan mau ngucapin selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalani ibadah puasa. Semoga ibadah puasanya penuh, ibadah puasanya lancar, dan iklash menjalankan ibadah puasanya. Supaya di hari lebaran nanti kalian mendapatkan makna dan berkah, dan juga feedback yang lebih positif Buat kalian. Kuncinya satu cuman ikhlas, isi dengan kegiatan positif dan juga lebih mendekatkan diri kepada yang di atas. Jangan lupa sholatnya, puasanya gak boleh bolong.

Eits Copas?? Sertakan sumber ;)

Sabtu, 28 Juni 2014

Ucapan RAMADHAN dari @ndiiMoo_ :)

Copast? Sertakan sumber ok ;)

Aku di sini terdiam memandangi langit malam yang begitu indah, aku tersenyum saat melihat sebuah bulan yang begitu Indah. Walaupun bulan itu baru lah muncul sedikit.

Aku memegangi dadaku, sangat terasa jantungku berdetak begitu ku rasa.
Aku sentuh hatiku, aku mendengar seolah suara hati ini memanggil diriku.

Ia memanggilku, ia mengingatkanku, ia bersorak. Akhirnya bulan yang seluruh umat muslim tunggu sudah datang juga.

Aku tersenyum, mendengar suara takbir yang sudah ku rindukan. Hari ini aku akan menjalani sholat rutin kami saat bulan ramadhan. Esok aku akun mulai berpuasa. Mencoba menahan nafsu yang sangat banyak.

Di samping itu, aku harus memperbanyak ibadah. Agar apa yang aku lakukan di bulan suci ini berkah dan Allah meridhainya.

Namun, apa adanya bulan suci ini bila aku tak dapat maaf dari kalian semua. Kalian yang sudah aku sakiti hatinya, kalian yang sudah di buat sedih olehku, kalian temanku.

Air mataku menetes, mengingat berapa banyak kesalahanku kepada kalian. Mengingat betapa banyak dosaku yang telah aku perbuat kepada kalian. Aku meminta maaf bila ada kesalahan baik yang di sengaja ataupun yang tidak di sengaja.

Marhaban ya Ramadhan.. Ya Allah ya Tuhanku, ampunilah segala dosa-dosaku, dosa kedua orang tuaku, dosa saudaraku dan dosa temanku. Izinkan kami di hari-hari yang penuh berkah ini senantiasa mengingat namamu. Senantiasa beribadah kepamau. Aamiin ya Rabbal 'Alaamiin...


Marhaban ya Ramadhan ya semua, selamat menunaikan ibadah sholat tarawaih dan puasanya :) . Minal aidzin wal faizdin :)

Jumat, 27 Juni 2014

“ The Love of My Life ” Story from PraBis & MorAel (part3)

Morgan mengerutkan dahinya, ia merasa (pernah) mengenali Gadis berparah Jepang ini. Namun, ia segera tepis jauh-jauh. Ia ke sini untuk kerja.
“ Aelke.. ” Aelke mengelurukan tangannya, dengan senan hati Morgan menerima uluran tangan Aelke.
“ Ya sudah ayo kita ke lokasi sana ” Rafael menyuruh Aelke, Morgan dan manager Morgan untuk ke tempat pemotretan.

•••

Dina hari ini lebih memilih ke Cafe, favoritny. Sebenarnya dia malas pergi ke tempat yang menyediakan banyak kenangan masa lalunya. Namun, dari pada bosan lebih baik dia ke tempat ini saja. Toh sekarang juga, Bisma sudah enyah dari hidupnya.
“ Pramudian? ” ucap seseorang yang tak Dina kenal, sepertinya ia seorang wartawan gosip. Dina bodoh, tak sadarkah dia sekarang sudah menjadi pacar artis terkenal.
“ Ia, ada apa yah? ” Dina mencoba tersenyum ramah kepada wartawan tersebut. Walau sebenarnya ia sangat malas meladeni pertanyaan konyol, yang menyangkut privacynya.
“ Bisa minta waktunya sebentar? ” tanyanya, sangat ramah. Dina mengangguk pasrah.

••••

Morgan merebahkan dirinya di kasur, sangat lelah hari ini. Ia harus pemotretan lalu syuting. “ Dina.. ” gumamnya, “ Astaga gue lupa hubungin Dina.. ” Morgan segera meraih handphonenya dan menekan tomobl hijau, untuk mencari panggilan terakhir. Ia pun kembali menekan tomobl hijau setelah menemukan nama kontak “myPrafr”. Morgan gelisah, semoga kekasihnya tidak marah. “ Dina angkat please.. ” Morgan terlihat tak tenang.

“ Hallo Morgan, kamu jahat ih ko gak telp aku. Aku tau pasti perempuan di sana cantik-cantik yah? Uh apalgi modelnya sama lawan maik kamu cantik banget, denger-denger sekarang kamu sama Kimberly Ryder cewek bule yang cantik, putih, terkenal.. Tau deh ” Morgan menganga, kenapa Dina jadi cerewet? Ia menarik nafasnya sebentar. “ Morgan kamu denger aku gak sih? Ya udah kalau gitu kamu gak usah hubungi aku lagi...!! ” Morgan kembali di buat menganga, Dina Dina...

“ Dina sayangku, aku dengerin kamu ko. Cuman aku heran aja sejak kapan kamu jadi bawel hmm... ” di sana Dina mengerucutkan bibirnya, ia memegangi bibirnya. Tumben dia bawel, pikirnya.

“ Jadi kamu gak suka kalau aku bawell? ”

“ Suka dong, itu tandanya kamu sayang beneran sama aku ” Morgan tersenyum, ia menciumi foto Dina yang sedang ia pegang.

“ Jadi kamu ngira kalau aku gak sayang sama kamu gitu, Ia Morgan?? ”

“ Bukan gitu maksud aku, ya udah cepet kamu ke tempat tidur. Mau aku nyanyiin gak? ”

“ Ia aku ketempat tidur, oh ya tadi aku di wawancari gitu deh. Nyebelin banget masa dia nanya ke privacy kita banget ”

“ Emang mereka nanyain apa? ”

“ Mereka nanyainnya banyak, dan gak semua aku jawab. Kalau kamu mau tau, besok kamu nonton waswas yah. Cepet nyanyiin aku mau bobo ”

“ Ya udah, bentar yah khemm.. ”

Kamulah, bunga tidurku..
Mimpi-mimpi indahku, selalu tentang kamu...
Kamulah, bintang-bintaku..
Akun kujaga selalu, Selalu tentang kamu..

Dina tersenyum saat Morgan menyanyikan lagu untuknya. Ntah mengapa dia sangat manja bila sedang dengan Morgan, padahal dia adalah gadis yang tomboy.

••••

Hancur hatiku, mengenang dikau. Menjadi, keping-keping setelah kau pergi. Tinggalkan kasih sayang yang telah singgah anatara kita. Masihkah ada sayang itu.

Bisma sedikit menitikan air matanya, baru saja ia bangun tidur setelah perjalan yang sangat lama. Namun, mengapa ia harus mengalami mimpi buruk saat ia sudah bangun.

“ Aku sama Morgan, pacarannya sudah mau 1 tahun. Dulu kami gak sengaja ketemu gitu ”

“ Ia betul, awal pertemuan kami kurang baik sih. Tapi ternyata setelah saya mengenal Morgan saya menjadi gimana yah? Susah ngejelasinnya ”

“ Morgan itu pria yang baik, agak cuek sih. Tapi, romantis. Romantisnya tuh beda, gak terlalu di tunjukin ”

Sakit memang, tak sengaja ia melihat orang yang sangat ia cintai sekaligus orang yang pernah ia sakiti hatinya. Telah mimiliki kekasih. Dan ternyata kekasih Dina tersebut adalah teman kecilnya.
“ Morgan emang yang terbaik buat kamu Dina.. ”

••••

“ Hey Raf, cepat sarapn bukankah kita nanti ada jadwal jam 10 pagi ” Aelke menyuruh Rafael memakan makanan yang sengaja Aelke antar untuk Rafael. Rafael melamun, apahkah ini bukan mimpi? Gadis yang ia cintai mengantarkan sarapan untuknya di tambah senyuman manis yang terukir dari wajah cantik khas Jepang milik Aelke. Walaupun ia tauh, makanan yang Aelke antar bukanlah makanan buatannya sendiri. Setidaknya cukup membuat ia semangat, pagi ini.

Senin, 23 Juni 2014

Kutifan kata-kata yang ada di “CINTA CENAT CENUT” keren (Quotes)

DILARANG KERAS COPY PASTE, SAYA SUSAH NGUMPULINNYA. DOWLOAD VIDEO, NGEDERIN, NYATET dan NYUSIN. Kalau mau Copast sertakan @Ndiimoo_ dan link blog ini. Kalau tidak sama saja kalian MENCURI. Tau karma?


*. “Saat takdir sudah bertindak dan berbicara, maka kita tidak akan bisa berbuat apa-apa” — Hime.

*. “Percuma ya lo punya muka malaikat, tapi hati lo busuk kayak sampah!” — Putri.

*. “Gak semua malaikat berhati baik, ada juga malaikat yang jahat” — Rangga.

*. “Inget ya lo suatu saat nanti keadaan itu akan berbalik. Lo semua yang akan diprmaluin di depan gue.!" — Putri.

*. “Orang yg menindas orang yg lemah adalah cara yg paling murahan di dunia ini.” — Putri.

*. “Biar kita miskin, kita mah gak bisa di beli” — Asih.

*. “Harusnya orang-orang yang berkecukupan bersyukur sama apa yang dia punya sekarang” — Rafael.

*. “Kaya gini minta maaf?? Niat Belajar dulu kalo mau minta maaf” — Putri.

*. “Kenapa gampang banget buat kamu untuk bilang lupakan cinta kita put” — Rafael.

*. “kalau aku liat kamu aku lemah Raff.. Aku gak bisa, aku gak mau hsk” — Putri.

*. “Berkali-kali kamu minta maaf, berkali-kali kamu nyakitin aku, aku gak kuat!“ — Putri.

*. “Selama gelang ini masih ada diantara kita aku yakin kita masih bisa bersatu put!” — Rafael.

* “Gue memang pernah buang buku itu. Tapi, gue pungut lagi sama kayka perasaan gue ke elo yang pernah gue buang kayak sampah” — Rafael.

*. “Puasin aja nangisnya. Gue harap next time lo gak bakal sedih lagi” — Morgan.

*. “Gak usah terus-terusanan nagisin orang yang udh ninggalin kita. Masih banyak hal lebih penting” — Morgan.

*. “Waktu ga akan bisa mengubah luka. Tapi waktu akan terbiasa membuat kita hidup dengan luka itu” — Hime.

*. “Childish banget sih lo? lo kan udah kalah kenapa mesti gak nerima kekalahan itu??” — Morgan.

*. “Kalau kamu suka dengan seseorang, gak ada salah-nya kamu ungkapkan perasaan kamu, supaya kamu tau bagaimana perasaaan terhadap pada kamu” — Danar.

*. “Gue bilang sayang bukan berarti gue cinta sama lo.” — Morgan.

*. “kalo hati kamu masih mau berjuang dan mengejar putri, kenapa kamu masih ada disini?” Usman.

*. “Aku tau isi hati kamu Put. Aku tau gak ada tempat lagi buat aku. Jadi mending aku mundur” — Morgan.

*. “Putri selalu bilang kalau ka Morgan itu orang yang selalu ada buat dia, ka Morgan itu kaya malaikat” — Guntur.

*. “Malaikat? tapi sayangnya gue udah gak bisa terbang lagi soalnya putri udah matahin sebelah sayap gue.” — Morgan.

*. “Segala sesuatu yang ada padanya telah tampak sangat Tua kecuali Matanya”

*. “Cinta ga bisa di paksain bahkan di bayar pake harta. Tapi, cinta itu tulus dari hati”

*. “Terkadang di saat cinta itu datang, aku hanya mempercayainya. Tanpa mendengar apa kata orang lain katakan” — Bisma.

*. “Tapi setiap aku dapet kabar bahagia. Aku sadar aku Cuma mau cerita sama kamu Ga, Cuma sama kamu” — Gladys.

*. “Aku takut banget kehilangan kamu Dys. Untuk kesekian kaliya aku sadar, aku gak bisa hidup tanpa kamu” — Rangga.

*. “Dulu. Aku, kamu pernah jadi kita kerena takdir. Dan sekarang takdir memainkan perannya lagi. Jadi, aku kamu gak akan pernah jadi kita lagi” — Gladys.

*. “Dari milyaran hati yang ada di muka bumi ini cuma kamu yang ada di hadapanku” — Naya.

*. “Dulu aku pernah mencintai seseorang. Tapi, kita gak bisa bersama, karena dia gak punya perasaan sama aku” — Morgan.

*. “Tapi, ngelupain soulmate gue. gue gak bisa” — Dicky.

*. “Tapi, gue lebih kecewa karena sekarang gue udah kehilangan kepercayaan dari Putri. Temen baik gue!” — Morgan.

*. “Kebersamaan belum tentu abadi. Ketika kebersamaan tidak ada lagi, kembalilah bersahabat dengan diri sendiri.” — Hime.

*. “Aku gak perlu benci kamu. Aku Cuma perlu move on” — Morgan.

*. “Lo bonyok, gue bonyok” — Candy (Kamu sakit aku sakit, kamu susah aku susah, kamu seneng aku seneng, dst)

*. “Mencintai orang itu bkn karena orang itu sempurna, tapi bagaimana kita bisa memahami ketidksempurnaan org itu sec sempurna” — Bisma.

*. “Aku takut kalau aku berkedip, aku akan kehilangan kamu lagi” — Morgan.

*. “Jangan pernah takut untuk bahagia, karna bahagia itu sederhana” — Reza.

*. “Hime, apapun perasaan lo ke gue. Gue pengen lo tau kalo gue itu sayang sama lo. Gue udah jatuh cinta sama loe” — Morgan.

*. “Aku harap kamu bisa nemuin orang yang bisa bikin kamu bahagia selamanya” Hime.

*. “Kalau begitu aku akan jadi bintangnya kamu, karna bintang ngga akan pernah jauh dari langitnya” — Morgan.

*. “Jika ada kesempatan hidup sekali lagi, aku ingin menghabiskannya dengan orang yang aku cintai” — Hime.

*. “kalau hari ini hari terakhir kamu hidup. Dengan siapa kamu mau menghabiskan hari ini?” — Morgan.

* “Sama kamu Morgan, sama kamu..” — Hime.

*. “Jika jiwa adalah cahaya. Aku akan memberinya untukmu agar kau slalu dalam terang, meski diriku glap & kedinginan” — Morgan.

*. “Kita semua akan bersama kembali” — Baron.

Minggu, 22 Juni 2014

“ Ini Bukan SINETRON ” part1

Title: Ini Bukan Sinetron
Genre: Action, Fantasi, Comedy, Sad and Happy.
Cast: Morgan Oey, Aelke Mariska, Rafael Tan, Faby Marcelia, etc.

Ilustrasi Editing by @CYLarasati
••••••••••••••••••••••••

Tampan, populer, punya segalanya. Itulah Morgan Oey. Dia adalah aktor papan atas Indonesia, di gilai banyak wanita, menjadi anak kesayangan para rumah produksi. Berbagai TV beramai-ramai mengundangnya, sinetron dan Film layar lebar mengantri. Usia 17 tahun sangat muda untuk Morgan bisa sesukses ini. NAMUN, ITU DULU.

••••••

Lelaki berwajah chines ini dengan semangat memakul barang-barang. Wajah dan kulitnya yang putih telah di banjiri oleh keringat dan kotoran, bajunya sudah basah, bau tubuhnya sudah sangat menyengat. Dia adalah kuli bangunan.

“ Gue capek hidup kaya gini ” keluhanya mengelap peluh di dahinya. Sejenak dia duduk, untuk beristirahat.
“ Gue kangen dunia gue yang dulu ” Lelaki tersebut menyenderkan tubuhnya di tembok bangunan yang belum sepenuhnya jadi.

“ Chan, bawain gue ini dong ”

“ Chan, baju gue mana? ”

“ Ke, gue haus jus yang tadi mana..!! ”

“ Nacchan, lo jadi orang gak becus banget.. ”

“ Chan, Nacchan....!! Natthania.. ”

Cacian, makian, ucapan kasar. Seolah terbayang kembali di ingatan. Cinta, sayang, benci menjadi satu. “ Tes.. ” air mata pria itu menetes.
“ Gue nyesel Nacchan, gue cinta sama lo. Tapi, gue juga benci sama lo. Gara-gara gue lo pergi dari dunia ini, gara-gara lo gue kehilangan semua ”
“ Handiiii... Kamu mau makan gaji buta? Cepat kerja..!! ” sentak mandor bangunan tersebut, pria yang bernama Handi tersebut menurun.

•••••

“ Ayolah ke, bantu gue. Gue mohon...!! ” melas seorang gadis yang bernama, Faby.
“ Males ah, gue lagi banyak urusan Faby.. ” Aelke melangkahkan kakinya menjauhi Faby.
“ Aelke, Rafael ngajak gue kencan. Masa ia penampilan gue kaya gini ” teriak Faby, sontak Aelke menghentikan langkahnya. Rafael? Pria yang ia cintai mengajak sahabatnya kencan. Dia saja yang sudah bertahun-tahun mencuri perhatian kepada Rafael tak bisa. Sedangkan Faby, baru beberapa hari kenal dengan Rafael bisa seberuntung itu.
“ Bantuin apa? ” Aelke menoleh seraya bertanya kepada Faby.
“ Gue pinjem baju lo, sekalian lo dandanin gue secantik mungkiinnn... ” Faby, Aelke mengerutkan dahinya. Dandan? Seumur hidup Faby tak pernah mau dandan, tapi sekarang. Perlu tanda tanya ?
“ Kenapa, lo mau ngejek gue? ” Faby memajukan bibirnya, membuat Aelke tertawa.
“ Baiklah sahabatku, ntar gue bantu lo. Lo boleh pilih mau baju mana ” Aelke memeluk Faby.

Senin, 16 Juni 2014

“ Cewek Facebook ” part1

Title: Cewek Facebook
Genre: Comedy, Sad, Happy, etc.
Cast: Eriska Reinisa, Dicky Prasetyo, Morgan Oey, Aelke Mariska, Nacchan hime, Rafael Tan, Monica Olga, Bisma Karisma, and other cast.

*************************

“ Kece banget ” kira-kira seperti itulah status yang Eriska buat, cewek yang berbiasa bergaya mmm sedikit norak ini begitu terpesona melihat lantunan nada yang di nyanyikan oleh Rafael sanga penyanyi cafe.

“Andai aja dia cowok gua, pasti gua jadi cewek paling beruntung” Eriska berhayal begitu tinggi, memang begitulah Eriska dia kalau sudah berkhayal tak ingat tempat dan suasana buktinya saat seseorang duduk di depannyapun ia sama sekali tak sadar.
“ Riss.. ” Teman Eriska Caca atau Monica Olga melambaikan tangannya di depan muka Eriska yang masih asyik Berkhayal.
“Eriskaa...”Sentak Caca sontak membuat Eriska berhenti melamun.
“Apaansih Ca bikin orang kaget aja”Eriska.
“Lah habis elu gua tinggal ke toilet aja udah saraf kaya gini”Caca.
“Gua gak saraf gua cuman lagi ngebayangin kalau gua jadi ceweknya tuh penyanyi Cafe”Eriska kembali berkhayal.
“Au deh,, pulang yuk udah malem nih besok kita ada ulangan”Caca menenteng tasnya dan iapun beranjak pergi di susul Eriska dari belakang.

******

“Ka Morgan cari siapa?”Tanya seorang perempuan bermata sipit dan mempunyai wajah khas jepang ini, Natthania Christy atau biasa di panggil Nacchan-nia.
“Aelke nya ada Nia?”Jawab pria di panggil Morgan, Morgan Oey tepatnya.
“Ada ko ka ayo masuk..”Nacchan mempersilahkan Morgan masuk untuk menemui Aelke kaka Nacchan.
"Duduk dulu yah ka, aku panggil cece dulu"Nacchan mempersilahkan Morgan duduk, setelah Morgan duduk dia beranjak ke lantai atas untuk memanggil Aelke yang tengah berkutip dengan lukisannya. Morgan sendiri hanya menyapu sekililing bangunan minimalis tersebut wajahnya memancarkan seuntai senyuman saat ia melihat foto kaka beradik yang begitu hampir mirip ini.

“ Ada apa Gan..?”tanya Aelke yang sedang menuruin tangga, dan membuat Morgan menoleh.
“Mmph itu Ael, aku mau ngambil buku yang kemarin”tanya Morgan sedikit Kikuk.
“Oh ia aku hampir lupa ya sudah sebentar yah..? maaf membuat kamu menunggu lagi..”Morgan mengangguk sambil tersenyum, Aelke pun beranjak ke kamarnya.


*****


“ Hey cantik..” Sapa seseorang yang menginbox Eriska lewat Facebook.

“ Hey juga.. :)” Dengan senang hati Eriska membalas Inbox orang yang sama sekali tak ia kenal.

“ Boleh kenalan?? ”

“ Boleh..”

“Minta Pin BB nya kalau begitu”

“ Ini ...... ” Eriska memberikan pin BB nya, mereka pun asyik chattingan lewat Massage Facebook beginilah Eriska tak kenal waktu dengan yang namanya Online di Facebook padahal esok hari akan ada ulangan.

*****

Pria ini hanya tersenyum menatap langit biru sembari di temani sebotol wine di depannya dan rokok yang ia pegang, ia sungguh frustasi dengan penyakit yang kini menimpa dirinya.

“Kenapa ini menimpa gua.. Kenapa hskk...” Dia sedikit terisak lalu menghisap rokok yang ia pegang ia keluarkan asap rokok itu dan kembali tersenyum.

“Ini Gara-Gara loe cewek sialan....!!!!!” Teriaknya.

Sabtu, 14 Juni 2014

“ The Love of My Life ” Story From PraBis & MorAel (part2)

Saat semua itu hilang dan saat semua itu tak bisa lagi ulang, di saat itu pula sebuah penyesalan datang. Andai waktu dapat di ulang, andai ia dapat berpikir lebih luas mungkin semua ini tak akan terjadi. Bisma masih bisa bersama kekasih hatinya, mungkin saat ini ia sudah menikah dengan Dina. Namun, apa mau di kata nasi sudah menjadi bubur. Itulah penyesalan.

Mau kah kau berlari-lari bersamaku kembali, seperti dulu lagi...
Mengulang nada indah di saat kita bernyanyi, you are.. You are Pramudina..

Bisma tersenyum saat ini menulis sebuah lirik lagu, ia menatap sebuah bingkai foto dirinya dan Dina. “Aku kangen kamu Din, ” Bisma tersenyum getir, sadar walaupun ia menggapai Dina itu sangat tak mungkin bagi dirinya. “ Aku tau kamu pasti benci sama aku. Tapi, ini semua aku lakuin buat kamu Dina, buat kamu.. ”

•••

“ Makannya jangan cepet-cepet Din, nanti keselek, ” Morgan mencoba mengingatkan Dina yang terlihat begitu lahap menyantap Sate Kelinci kesukaannya.
“ Habis,, satenya enak sih.. Uhuk,uhukk ” rupanya Dina benar-benar keselak, padahal Morgan baru saja mengingatkannya beberapa detik yang lalu.
“ Tuh kan, bandel sih ” Morgan segera mengambil minuman Dina dan memberikannya kepada sang kekasih, “ Nih minum ” Morgan, Dina segera menerimanya. “ Makasih ” Dina tersenyum saat ia usai meminum.
“ Lanjutin makannya yah? Nanti bantu aku beres-beres ” Morgan.
“ Baiklah, mr.Bawel ” Dina hanya menahan tawa saat melihat wajah kekasihnya sedikit kesal.

•••

Penomena alam yang mampu membuat hati setiap orang yang melihatnya sejuk, hembusan angin bagai sebuah energi yang membuat pikiran tenang, suaranya seolah menghilangkan beban pikiran seketika. Pantai, yah itulah tempat Aelke bekerja. Ia berprofe sebagai Foto Grafer Artis di daerah Bandung, baginya bisa di beri kesempatan memotret di pantai adalah kesempatan yang langka. Karena, jarak pantai dari rumahnya begitu jauh. Itulah sebabnya ia sangat bersyukur bisa di tugaskan di sini. “ Ael, nanti aku harap pekerjaan kamu bagus yah? Ini Artisnya beda ” pesan seorang pria berwajah Chines, sebut saja Rafael.
“ Ia Raf, aku selalu berusaha yang terbaik. Ngomong-ngomong di sini enak yah? Bebanku seolah hilang ” Aelke. “ Namanya juga pantai El, besok kita ke puncak. Dan aku yakin kamu aka nlebih tenang di sana ”Rafael. Memang kehidupan Aelke begitu menyulitkan baginya, kedua orang tuanya baru saja meninggal beberapa hari yang lalu. Karena, kecelakaan pesawat. Hmm, malang sekali nasibnya bukan?
“ Ia, thanks yah Raf ” Aelke langsung pergi meninggalkan Rafael, karena ia takut Rafael membahasnya lebih jauh lagi. Itu akan membuat dia kepada Mom dan Dadynya. “ Maafin aku el, ” lirih Rafael.

•••

Bisma, ia sedang berbahagia hari ini. Karena, ayahnya mengijinkan dia untuk pulang ke Indonesia beberapa minggu. “ Makasih banget yah pa? Papah udah mau ngabulin permintaan Bisma, ” Bisma memeluk sang papah dengan erat, pertanda dia sangat behagia dengan semua ini. “ Ia Bismaa, kamu pasti kangen dengan kakamu kan? ” Om Karyana menepuk bahu Bisma.
“ Banget pah, makasih yah? Sekali lagi makasih ” Bisma, ia teringat sesuatu dengan sei gadis yang masih ada dalam hatinya tersebut. “ Semoga kamu maafin aku Dina ” Bisma bergumam dan dia memegang kalung #Peace pemberian kekasihnya beberapa tahun yang lalu. “ Ayo Bis, kamu segera bersiap-siap karena nanti malam kita take ” om Karyana, Bisma tak percaya. “Oh Tuhan, semoga ini memang benar-benar karuniamu untuk aku dan Dina bisa kembali bersatu.” Itulah sekarang yang ada dalam pikiran Bisma.

•••

“ Dina kamu sudah makan belum? ” Morgan yang sedang Video Call bersama kekasihnya, bertanya kepada Dina. Apahkah perut kekasihnya sudah terisi?.

“ Sudah dong, kamu gimana ” Dina.

“ Aku? Jangan di tanya, makanan di sini enak-enak loh Din. Jadi, gak ada alasan untuku tak makan di sini ” Morgan.

“ Kapan kamu ajak aku ke Bandung? ” Dina.

“ Kapan yah? Gimana kalau pas aku ada libur, 2 bulan lagi ” Morgan.

“ Baiklah, pacar aku yang super sibuk ” Dina. “ Morgan cepat beberap menit lagi kita pemotretan ” teriak manager Morgan dari luar.

“ Memang ada pemotretan juga yah? ” Dina.

“ Ia Din, buat covernya. Udah dulu yah? Nanti malem kita lanjut. ” Morgan.

“ Ya sudah, awas matanya jangan jelalatan ” Dina.

“ Gak bakal ko, sah Dinaa ” Morgan.

“ Yah.. ” Dina hanya tersenyum, setelah sambungan tersbut putus.

Morgan yang sudah selesai di makeup segera menghampiri keremunan orang-orang banyak tersebut. “ Morgan perkenalkan ini Rafael dan Aelke ” ucap pak Rudi manager Morgan.
“ Saya Morgan, ” Morgan tersenyum, Rafael hanya mengangguk sementara Aelke sedang pokus kepada camera Canonnya. “ Ael ini modelnya ” Rafael berbisik, Aelke segera menoleh dan jantungnya seolah berhenti berdetak saat melihat mata indah Mogan.

Takut Jatuh Cinta (part2)

Anggi menangis di kamar membuat Tari merasa heran.
“ Ayolah Nggi, bicara kamu kenapa? Mana tadi minta pulang lagi padahalkan aku masih mau berduan sama Ilham” Tari mencoba menanyakan (lagi) kepada Anggi. Namun, Anggi masih terisak. Dia ingat saat pria tadi mencaci makinya. Anggi tak pernah di bentak, pria itu orang pertama yang membentak dirinya.
“ Hskk.. Hendra aku kangen kamu, ”

••••

Dicky, pria ini bisa di katakan Badboy. Memang ini sudah menjadi kebiasannya semenjak 3 bulan belakangan ini. Satu sebab yang membuatnya seperti ini. Ia suka balapan, ia suka main ke club malam, ia suka meminum minuman keras, beruntung ia tak pernah main perempuan.
“ Dicky sampe kapan lo kaya gini hah? ” Airin selaku sepupu Dicky ia sangat prihatin dengan keaadaan saudaranya.
“ Sampe semuanya kembali...!! ” sentak Dicky sambil meminum wine yang sudah tersedia dalam gelas kecil. Airin hanya memegangi kepalanya, jujur ia sangat malas menemani Dicky. Namun, bila Dicky di biarkan sendiri yang ada kejadian waktu itu menimpanya. Dimana, Dicky di keroyoki segerombolan orang karena dia dalam keadaan mabuk. Biasanya Bisma yang menemani Dicky. Namun, lelaki yang memiliki wajah berkharisma itu sedang sibuk dengan skripsinya.
“ Dick pulang yuk? ” Airin mencoba membujuk Dicky. Namun, sepertinya pria itu nggan meninggalkan. Dia lebih memilih meneguk wine lagi. Sementara Airin hanya mendengus kesal, dia memainkan handhonenya.
“ Rin lo boleh juga, ” ucap Dicky yang mulai ngawur, pengaruh alkohol sudah bekerja di otaknya.
“ Apaan sih lo ” Airin segera mengirim pesan kepada Bisma, yang notabenya pacarnya.
“ Gue serius Rin ” Dicky mengusap lembut pipi Airin, membuat Airin berdecik ngeri.
“ Dick lo lagi mabok, jadi jangan ngawur ok..!! ” ucap Airin dengan penuh penekanan.
“ Rin, temenin gue yuk. Malam ini aja, gue janji gak bakal kasih tau Bisma.. ” Dicky dengan senyum evilnya, Airin mulai gelisah. Bisma berkata dia akan berangkat namun sangat lama. Maklum Airin sedang gelisah, waktu 2 menit serasa lama.
“ Gimana Rin, lo mau gak? ” Dicky memegang tangan Airin, dan mendapatkan gelengan dari Airin.

•••••

“ Anggi, aku kesokalh dulu yah. Kamu kalau mau makan masak aja. Tarii.. ” begitulah kira-kira isi pesan yang tertulis dalam kertas memo. Setelah mandi Anggi segera ke bawah dan menuju dapur.
“ Cuman ada roti, dasar orang Jakarta ” Anggi membuka kulkas dan mengeluarkan berbagai bahan makanan untuk ia masak.
“ Bikin omlet mungkin enak kali yah ” Anggi bersemangat membuat menu pagi hari ini. Karena, keasyikan memasak Anggi tak sadar saat ada yang memijit bel. Ternyata orang itu menyelonong masuk. Karena, kesal.
“ Kirain gak ada orang, ” Anggi tersentak, dan menoleh kebelakang.
“ Kamu siapa? Kamu maling yah.. Atau kamu orang jahat, aku mohon jangan apa-apain aku. Aku baru di jakarta ” cerocos Anggi dengan segudang pertanyaan, membuat pria itu cengo.
“ Adu aku Morgan, pria yang kemarin masa gak inget. ” Anggi mencoba mengerucutkan matanya. Morgan? Ia ingat.
“ Oh kamu yang kemarin. Kamu ikutin aku yah? Kamu ngebet mau kenalan sama aku, ia.. ” Morgan hanya menggaruk tengkuknya, bagaimana cara dia menjelaskan.

Baby, I Love you.. (part3)

“Diickyyyy”teriak seorang Gadis
“apaan sih ?”Dicky
“aku kangen sama kamu Dick”Gadis itu memeluk Dicky
“ih-ih lepas gak malu banyak orang..!!”Dicky
“Biarin aku kangen kamu DickDok”Gadis itu
“apa-apaan sih Alma ?”Dicky, kepada Gadis itu yang ia sebut namanya Alma
“Aku pengen cepat-cepat Tunangan sama kamu”Alma
“TUNANGAAN ??”

*****

Sudah 2 hari Baby di rawat di di Rumah sakit,, ia merasa bosan karena suasana Rumah sakit membuat dirinya tak nyaman terlebih bau obat-obatannya.

“Mah Baby pingin pulang..!!”Baby
“sayang kata Dokter kamu belum boleh pulang”Tante Nilam
“Tapi Baby bosen di Rumah Sakit Terus. Baby pingin pulang..!!”Baby
“lagian mah kita gak mungkin bisa bayar”Baby
“udah sayang. Semua bayaran sudah ada yang nanggung”
“siapa ?? Ka Rafael, mamah tau sendirikan ka Rafael mana mungkin bisa kerja”Baby
“memang bukan kaka kamu tapi temennya”
“siapa ?? Ka Reza..”Baby
“bukan tapi Difa”
“ka Difa ?”Baby
“ia baik kan dia. Mamah pengen banget kalau Difa itu jadi menantu mamah. Tapi mana mungkin Difa itu terlalu baik buat kaka kamu yang berandalan”
“mamah sabar aja ya”Beby
“ya udah sekarang kamu makan ya”Tante Nilam, Beby mengangguk.

“Tante salah aku Cinta sama Rafael, aku juga pengen punya mamah mertua dan adik ipar kaya kalian”Ternyata Difa dari tadi memperhatikan mereka
“aku tulus mencintainya. Bahkan aku siap merubah sikapnya”

*****

“Good Bis Loe emang gak bisa terkalahkan”Ilham
“Bisma. Oh ya ham kemaren si Rafael marah-marah sama gue masa”Bisma
“paingan dia ngamuk Udah jadi Miskin”Ilham
“yeachk dia marah-marah juga sama gue yang tentang cewek penyakitan itu”Bisma
“maksud loe Beby ?”Ilham
“siapa lagi”Bisma
“tapi ya Bis gue pikir-pikir Beby itu Cantik juga”Ilham
“cantik sih ia, tapi kalo penyakitan bisa dia buat gue bahagia”Bisma
“Terus gimana dengan Difa ?”Ilham
“sialan masa dia lebih milih tu cowok kere di banding gue”Bisma

“Bis..bis gawat”seseorang menghampiri mereka dengan wajah panik
“apaan sih”Bisma
“Rafael dateng nantang loe”
“Nantang Bisma Haha:-D punya mobil dari mana tuh orang setau gue dia cuman punya Motor Butut”Ilham
“tapi kali ini bener”
“ya udah Bis ladenin aja”Ilham
“ok.. Dimana dia”Bisma
“ikut gue”

*****

“ia Tunangan tadi Ibu kamu ngomong sama aku”Alma
“loe jangan ngada-ngada loe baru nyampe kesini kapan ?”Dicky
“dari kemarin sih”Alma
“Tunangan ya he Tunangan”Dicky garuk-garuk kepala
“ia,,, aaa Dicky aku seneng banget”Alma kembali memeluk Dicky erat tapi Dicky tak membalasnya malah dia kebingungan
“Tunangan.. Gimana bisa ? Lagi pula nie cewek ngapain balik ke Indo lagi”Dicky, dia hanya diam saja pandangannya menuju ke seseorang matanya langsung membola melihat Gadis yang ia cintai tengah menangis dan langsung berlalu pergi.

“Lizty..”Dicky terpekik, ia langsung melepas peluka alma dan beranjak pergi namun tangannya di tahan oleh Alma
“mau kemana udah di disini aja”Alma
“lepas..!!”Dicky
“Dicky nyebelin banget sih”


****


“hizk.. Gue gak nyangka sama loe Dick”Lizty ia terus terisak
“Liz. . Lizty”Dicky menarik tangan Lizty
“apa lagi sih ?”
“gue pikir loe tuh Cinta sama gue. . Tapi kenyataannya apa Dick kamu mau Tunangan”Lizty
“Liz gue bisa jelasin sama loe”Dicky
“jelasin apa lagi ? Udah cukup kamu sakiti aku pertama sama Baby sekarang sama cewek itu”Lizty
“Liz Beby itu cuman temen aku lagi pula dia juga udah punya pacar”Dicky
“Liz lihat aku”Dicky sambil memegangi ke 2 pipi Lizty
“gak..hizk”Lizty terus terisak
“Liz tatap ke 2 Mata aku. Kamu liat apahkah aku khianati kamu, dan kamu pegang dada aku kamu rasakan detak jantung aku. Kamu Tau aku gak bisa hidup tanpa kamu”Dicky mendekap tubuh Lizty
“aku mencintai kamu”Dicky
“hizk”Lizty luluh dalam dekapan Dicky

*****

“Punya nyali juga loe”Bisma
“Bisma Bisma, loe pikir gue bakal diem aja ngeliat loe menang”
“Gue Tantang loe”Rafael
“OK.. Kalo gue menang loe mau apa ?”Bisma
“Loe cukup jadi Babu gue 1 Bulan”Rafael
“kalo gue yang menang ?”Bisma
“terserah loe”Rafael
“Bis Baby aja Bis buat gue”Ilham
“jaga mulut loe..!!”Rafael
“kenapa ? Kalo gue mau adek loe ?”Bisma
“Loe langkahin dulu Mayat Gue”Rafael
“tenang kali Raf, gue juga gak bakal mau adek loe yang penyakitan itu. Kalo Difa gimana ?”Bisma
“maksud loe ?”Rafael
“ya loe cukup jauhin Difa aja. Gimana ?”Bisma
“OK..”Rafael
“Deal”

***

“Semua siap..!!”ucap seorang perempuan yang berpakaian minim dengan membawa kain berwarna putih.


“Satuu”

“Duuaa”

“tiii....”

Jumat, 06 Juni 2014

Daptar Member DNC48

Hay Dinatic Sayaratnya aku share di sini dulu yah, untuk forumnya nanti kalau udah ada dan nunggu waktu. Maklum buat website gratisan :D.


#SyaratWajibHarus PRAMUDINATIC dan CEWEK :3.Follow DNC48 Shofi Indy

Jika sudah mention ke @DNC48_ID Nama:
Kelas:
Askot:
TTL:
PICT:

Sudah hanya itu saja syaratnya :) Bantu infoin yah dan pake hasteg #CalonMemberDNC48Kenapa harus ada Bio nanti biar kamu sertakan di forum :)

Takut Jatuh Cinta (part1)

Genre: Happy, Sad, firendship, etc.
Cast: Ainun Angginie, Dicky prasetyo, Morgan Oey, Bisma Karisma, Dewi Lestari, Ilham Fauzie, etc.
••••••

Ainun Angginie, sebut saja namanya Anggi. Dia adalah, gadis yang pintar, baik, ceria, dan selalu tersenyum.
Itu dulu, yah itu dulu sebelum kejadian itu menimpanya.

“ Ngiie,,? ”Anggi hanya menatap seorang lelaki yang memandangnya, dia adalah Hendra pacar Anggi.
“ Kamu kan sudah sarjana, aku mau nepatin Janji aku ke kamu. Aku mau melamar kamu ” mata Anggi seketika berbinar, menikah? Apa benar, in tidak mimpi bukan? Pasti bukan, karena saat ini Anggi tidak sedang tertidur. Kali ini ia bersama Hendra tengah duduk di suatu taman yang sangat indah. Anggi tersenyum, ia pasti mengangguk. Karena, ini adalah impiannya menjalin rumah tangga dengan pria yang sangat sayangi. 5 tahun menjalani kasih, akhirnya ia dan Hendra akan membina sebuah rumah tangga. Hari itu akan di mulai tepat tanggal 5, hari di mana Anggi genap berusia 22 tahun.

•••••

“ Dicky sampai kapan lo terus-terusan seperti ini, hey? ” pria bernama Bisma ini sangat aneh dengan sikap sahabatnya belakangan ini.
“ Gue lagi bingung Bis, ” Dicky memijat kepalanya sembari duduk di bangku. Bisma yang memang paham dengan masalah Dicky mencoba mengerti.
“ Gue yakin lo bisa, tapi gue harap lo harus profesional lo gak bisa kaya gini terus ” Bisma menepuk bahu Dicky lalu dia berlalu. Dicky melamun, mengapa ini harus terjadi? Mengapa semua ini harus menimpanya.
Dicky, pria ia lebih memilih pergi dia ingin pergi ke tempat yang selalu membuat hatinya selalu nyaman.

•••••

Tari, dia tengah memaksa sepupunya untuk di ajak pergi. Dia tak mau saat sudah sampai di jakarta, sepupunya menjadi pemeurung. Bukankah niat dia ke jakarta, untuk melupakan semua kenangan itu? Kenapa sudah di jakarta dia menjadi lebih parah.
“ Ayolah nggie, masa ia kamu di sini terus? Ntar tante marah, kalau tau kamu di jakarta kaya gini.. ” Tari menatap Anggi dengan wajah penuh harap. Namun, Anggi diam dia lebih memilih mendengarkan music dengan earphone miliknya. Tari menarik nafas berat, dia mengacak-acak rambutnya.
“ Ok.. Kalau kamu gak mau ikut aku. Tapi, maaf aku harus pergi. Aku ada janji sama Ilham.. ” Tari menguncir rambutnya, lalu mengambil tas kecil yang berawarna hijau muda. Agar senada dengan pakaiannya.
“ Aku ikut.. ” Anggie melepas earphonenya dan tersenyum.

••••

Anggie, tersenyum kecut. Saat melihat kemesraan sepupunya dengan pacarnya. Kenapa ia harus ikut, kalau seandainya dia jadi kacang goreng? Anggi lebih memilih pergi.
“ Dasar nyebelin, tadi mohon-mohon ngajak aku ikut? Tapi taunya... ” Anggi menginjak asal tanah, sehingga tak sengaja dia menginjak sebuah kulit pisang.
“ Aaa... ” Anggi hampir terjatuh. Namun, sedetik kemudian dia berasa dalam sebuah pangkuan seseorang. Manik mata mereka bertemu, cukup lama.
Anggie tersadar, dia segera berdiri dan tersenyum.
“ Terimakasih, ” ucapnya kikuk, pria itu hanya mengangguk.
“ Morgan, ” Anggie sedikit ragu, saat pria itu memperkalkan namanya. Bagaimanapun juga ini jakarta. Dia tak boleh kenal dengan sembarang orang. Namun, pria ini baik. Buktinya ia mau menolong. Ah, jangan tergoda. Orang baik tak mungkin tak ada maunya. Anggi lebih memilih pergi dan berlari.
“ Cewek aneh, ” Morgan terkekeh kecil.

••
“ Brukkk,, ” dasar ceroboh saat berlari Anggi tak sengaja, menabrak seseorang. Alhasil pria yang Anggi tabrak terjatuh.
“ Lo jalan punya mata gak hah..?? ” ucapnya membentak, Anggi tertunduk. Bagaimanapun juga dia sangat suka di bentak, bahkan ia belum pernah di bentak.
“ Maaf, ” mata pria itu membola, ia berdiri dan menatap Anggi tajam.
“ Maaf lo bilang? Enak banget hidup lo, kalau semua kesalahan akan beres dengan kata maaf. Penjara kosong...!! ”

“ The Love of My Life ” Story from PraBis & MorAel (part1)

Genre: Abstrac

Cast: Pramudina Narundana, Bisma Karisma, Morgan Oey, Aelke Mariska, etc.
Dina

Hay perkenalkan namaku Bisma karisma, kalian bisa memanggilku Bisma. Bagiku hal terbodoh yang telah aku buat adalah membuat orang yang aku sangat cintai telah pergi aku merasakan betul arti PENYESALAN yang sesungguhnya.





••••


Author po.v






Kala itu perempuan berwajah oriental ini menghampiri Bisma, wajahnya menyunggingkan senyum saat mengetahui pria yang sangat ia sayangi berada di bangku taman dengan gaya Facenya. “ Hey Bis, maaf yah menunggu lama” Sapa Pramudina Afra, sebut saja Dina.


“ Gak apa-apa ko Din aku juga baru datang ” Bisma tersenyum simpul matanya sedikit berkaca-kaca saat menatap wajah indah itu, wajah yang selalu membuat ia nyaman dan damai terlebih senyumnnya yang selalu membuat hati seorang Bisma sejuk.


“ Mmh ngomong-ngomong ada apa kamu memanggilku? ” Dina mengambil alih duduk di samping Bisma ia meraih tangan kekasihnya itu dan memeluknya.


“ Maaf ” hanya itu yang mampu Bisma katakan dadanya seolah sesak, mulutnya seakan terkunci saat dia ingin mengatakan sesuatu hal yang akan membuat hatinya dan orang yang berada di sampingnya sakit. “ Maaf? Untuk apa Bis. Hey kamu gak ada salah sama sekali ” pernyataan yang terlontar dari mulut Dina seolah membuat Bisma berada dalam titik ketakutan. Takut bagaimana melihat wajah cantik nan ceria itu di banjiri oleh air mata, takut bila dirinya nanti takan mampu menggapainya, takut bila nanti akan menjadi sebuah titik di mana dia tak bisa lagi mengulang semuanya dari awal. Dengan nafas berat Bisma mencoba mengucapkannya, ia tahu setelah ini ia akan kehilangan semuanya “Kita harus akhiri semua ”


“ Kita putus yah Din, besok aku mau NY maaf aku gak mau membuat kamu sedih dan menunggu aku nantinya ” Bisma langsung berdiri dan melangkahkan kakinya pergi tak peduli dengan teriakan Dina yang menanyakan alasan Bisma mengakhiri semuanya.











•••••











2 Tahun kemudian. Terkadang kita harus bangkit dari keadaan yang membuat kita kurang baik. Terkadang kita harus tersenyum, saat semua semangat itu hilang. Terkadang juga kita harus mengikhlaskan semuanya yang sudah terjadi, karena kita tak mungkin lagi dapat mengubah takdir. Tuhan selalu mempunyai rencana yang indah, tuhan tak pernah tidur dan tuhan selalu adil kepada setiap mahluk ciptaannya.





“ Lo itu artis yang paling sombong yang pernah gue kenal dan paling belagu tau gak? ” Perempuan tomboy itu tampak kesal dan memaki-maki seorang aktor tampan yang berada di depannya.


“ Kata siapa? Fans gue bilang gue arttis yang paling baik dan ramah ” lelaki yang bersuara merdu itu hanya menyunggingkan senyum ke bawah pertanda meremhkan.


“ Itu kata Fans lo kan? Bagi gue ngga sama sekali. Infotaiment itu menipu, yang baik di bilang buruk. Yang buruk di bilang baik..”


“ Oh Ya? Wow... ” lelaki itu dengan sangat angkuh berjalan tanpa melihat orang yang berada di depannya. “ Dasar Morgantunggal sialan, kalau ini bukan di tempat umum dan bukan di wilayah lo habis lo di tangan gue...!! ” Tak menyangka di balik pertemuan yang buruk itu ternyata menghasilkan benih yang di luar dugaan seorang Pramudina. Sekarang dirinya merasa menyesal pernah memaki pria yang sangat baik tersebut dan benar kata Fans MORGAN OEY dia adalah sosok pria yang baik dan ramah.





“ Din hari ini aku ada jadwal shoting di Bandung, jadi maaf yah kalau aku gak bisa temetin kamu nanti siang ” Morgan meminta maaf kepada kekasih hatinya tersebut, yah ternyata dari pertemuan yang kurang bersahabat, membuat benih-benih cinta yang berkembang sehingga Dina dan Morgan menjadi pasangan kekasih. Menurut Morgan, Dina itu beda dia adalah perempuan yang baik dan cantik walaupun gayanya sedikit tomboy. “ Gak apa-apa ko, aku ngertiin profesi kamu. Lagi pula aku gak bisa memaksa kamu untuk selalu ngertiin aku ” Dina tersenyum dan mengusap lembut pipi putih kekasihnya. “Ya sudah mending sekarang kita makan yuk, di Cafe yang biasa” Morgan merangkul pundak Dina mesra lalu mereka pun sama-sama pergi untuk mengisi perutnya kosongnya.

itu Aelke bakal muncul di part2 :)

Minggu, 18 Mei 2014

Real Facebook SM*SH

Hay semua ini aku baru mau kasih tau FB Bisma Smash mau tau?

“ Long Distance ” part2 (End)

Terkadang kita harus merelakan semuanya yang sudah terjadi, terkadang pula kita harus belajar ikhlas dan tabah. Mungkin, ini jalan tuhan untuk orang yang kita Cintai. Ingat..!! Tuhan selalu mempunyai rencana indah untuk semua mahluk ciptaannya.





“ Aku merelakan kalian pergi, aku merelakan kalian untuk pergi ke ke sisi tuhan. Semoga kalian berbahagia di sana.. Mama, papa, Dicky kalian akan selalu jadi yang terindah dalam hidupku ” Nacchan tersenyum, sembari menghapus air matanya. Ia sadar, kini ia sudah tak punya orang tua lagi. Namun, ia harus bangkit dia masih mempunyai sang nenek. Nenek yang selalu ada untuknya. Ia tak boleh sedih, ia harus senyum semangat.



“ Nacchan sayang, kamu tak mau makan dulu nak? ” saat Nacchan sedang menatap langit yang di tebari oleh beribu bintang, nenek ros menepuk bahu Nacchan. Ia usap puncak kepala cucu kesayangannya itu.

“ Nanti saja nek, Nacchan masih mau liat binta Nek. Nacchan mau liat mama, papa dan Dicky yang sudah menjadi Bintang ” Nacchan menatap sang nenek, matanya kembali berkaca-kaca. Namun, sebisa mungkin Nacchan menyeka air matanya.

“ Ya sudah kamu nenek masuk dulu yah nak ” Nenek Ros memeluk cucunya, ia cium pipi Nacchan yang chuabby itu. “ Jangan lama-lama di luar, udara dingin tidak baik untuk kesehatan ” Nenek Ros menasehati Nacchan, sebelum ia melangkahkan kakinya pergi ke rumah tua tersebut.





•••••





Kini aku akan segera menggapaimu, aku akan mencoba untuk mendapatkanmu kembali. Rasanya tak sabar bagi diriku untuk segera mendekap tubuh mungilmu, mencubit pipi chuabbymu, mengusap setiap tetes air mata yang keluar dari kelopak mata indahmu, dan juga mengecupmu. Morgan melangkahkan kakinya, ia berjalan lurus untuk menghampiri sang gadis yang tengah asyik melukis.



“ Oh tuhan katakan padanya, ku merindukannya. Oh Cinta katakan padanya, dia selalu di hatiku ” Morgan bersenandung kecil, suara indah nan merdu ia nyanyikan untuk Nattahania Chrysti. Nacchan menoleh kebelakang, rasanya ia tak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang. Pemuda bertubuh kekar yang tampan, dan sudah bertahun-tahun tak ia lihat. “ Morgan ” Nacchan tak percaya, ia sempat ragu untuk mengucap namanya.

“ Apa kabar eonni Nia? ” Morgan mengucapkan panggilan sayangnya saat ia menanyakan kabar Nacchan.

“ Aku baik ” Nacchan tersenyum simpul. Sadar Morgan telah mengecewakannya, Nacchan segera membereskan semua peralatan lukisnya. Ia hendak bergegas pergi dari tempat itu. Namun, Morgan menahan tanggannya.

“ Kau kenapa? ” Morgan menatap Nacchan dalam. “ Harusnya aku yang nanya, kamu kenapa gak ada kabar ” Nacchan menatap sinis Morgan dan segera menepis tangan Morgan yang memegangi pergelangan tangannya.

“ Maafkan aku.. Aku sibuk ” Morgan menundukan kepalanya. Ia sadar bahwa ia salah kepada Nacchan.

“ Sibuk? Selama 2 tahun gak ada kabar, apa itu sibuk? Sibuk sama pacar baru ” Nacchan.

“ Aku benar sibuk Nacchan, aku gak pernah selingkuh dari kamu. Aku selalu sayang sama kamu ” Morgan.

“ Maaf aku gak bisa ” Nacchan langsung berlari menjauh dari Morgan.

“ Nacchan.. ”





•••••





Mungkin, kita harus sadar. Kita harus mundur. Karena, kita yang telah menjadi penghinat Cinta. Terkadang kita harus mengalah kepada hati dan perasaan. Karena, kita tidak bisa menjaga Cinta itu. Nacchan bukan benci kepada Morgan yang tidak ada kabar. Tapi, Nacchan benci kepada dirinya sendiri. Karena, ia sudah menduakan Morgan dengan Dicky, sahabat Morgan.



“ Hskk.. Aku gak pantes buat kamu Morgan. Aku udah gak kaya dulu lagi. Aku sekarang tidak punya apa-apa ” Nacchan terisak di bawah pohon rindang yang berada di bukit. Ia tenggelamkan wajahnya di antara kedua lutunya.

“ Aku yang khianati kamu, aku yang gak setia sama Cinta kita. Maafin aku Morgan.. ” Nacchan terus-terusan teriska. Sampai-sampai ia tak sadar bahwa seorang lelaki sudah berada di sampingnya.

“ Aku tak pernah merasa di khianatai. Karena, aku tau aku dan kamu itu CINTA..” Nacchan berhenti terisak. Ia berdiri dan menatap Morgan dengan raut wajah yang sulit di artikan.

“ Maafin aku Morgan ” Nacchan memalingkan wajahnya. Morgan hanya tersenyum ia berdiri lalu memeluk Nacchan dari belakang.

“ Aku selalu memaafkan kamu ” Morgan berbisik ia taruh dagunya di pundak Nacchan.

“ Maafin aku juga yah, selama ini aku gak ada kabar? ” Nacchan hanya mengangguk. Lalu ia membalikan badannya dan segera memeluk Morgan erat.





Cinta memang mampu mengubah segalanya. Walaupun sudah di pisahkan oleh jarak dan waktu. Namun, hati tidak bisa di bohongi bahwa kita sangat membutuhkannya. Bahwa kita sangat membutuhkan Cinta itu.



Jangan pernah memandang Cinta dari materi, karena itu takan pernah bahagia selamanya. Namun, pandanglah Cinta dengan rasa asih dan sayang. Bahwa sesungguhnya kita butuh Cinta untuk mewarnai hari-hari kita :).

Baby, I Love you...!! (part2)

"Raf Baby"Difa

"apa lagi sih"Rafael sambil membuang puntung Rokoknya. Ya memang sekarang ia menjadi seorang perokok

"Raf please Stopp semua ini"Difa

"Gak Bisaa.."Rafael

"ok,,fine..!! Tapi sekarang loe angkat Baby dia harus di bawa ke Rumah sakit"Difa

"ia.. Ia"Rafael akhirnya ia mau juga membopong adiknya itu

"Hati-hati Raf"Tante Nilam

"ia bawell"Rafael langsung menuju mobil

"tante ayok"Difa

"tante harus rapihin barang-barang dulu. Kan tante sudah di usir"Tante Nilam

"udah biar Difa telepon pembantu Difa buat beresin semua ini"Difa

"makasih ya sayang.."Tante Nilam

"sama-sama Tante:-)"Difa

"ya udah yuk,, keburu Rafael marah-mrah"Difa

"ia sayang"Tante Nilam

***

Sesampainya mereka di Rumah Sakit mereka langsung membawa Beby. Namun, beda dgn Rafael ia nampak tengah menggempalkan tangannya seperti ingin membogem seseorang. Ya dia melihat Bisma bersama ayahnya. Dirinya Langsung menghampiri mereka berdua

"BUKK...!!" Ternyata Rafaell memang benar* membogem Bisma

"Loe apa*an sih dasar udah miskin sok-sokan"Bisma

"BUKKK"Untuk yang ke-2x nya Rafael membogem Bisma. Karena tak terima Bisma langsung membogem Rafael

"loe Jadi orang waras dikit"Bisma

"gue udah waras, loe ber 2 yang gak waras"Rafaell

"maksud anda apa ?"Ucap ayah Bisma OM karyana

"alah bpk gak usah pura* gak tau. Saya tau ini semua terjadi karena anda dan anak anda"Rafael

"maksudnya Ayah kamu di penjara ? Ini bukan salah saya memang Bpk kamu itu yang tidak bisa melunasi semua hutangnya kepada perusahaan saya"

"Saya tau anda mencuri semua Brosur* penting perusaan ayah saya"Rafael

"eh loe punya mulut di jaga jangan sembarangan nuduh bokap Gue..!! Punya Bukti gak Loe..!!"Bisma

"Gue emang gak punya bukti tapi liat Gue bakal bikin bokap loe di penjara. Dan loe bakal ngerasain lebih yang keluarga gue rasain"Rafael

"Dan loe Bis gara* loe adek gue jadi sakit"Rafael

"salah adek loe sendiri semudah itu dia kemakan rayuan gue"Bisma

"Brengseek ya loe Bis"Rafael dia sempat ingin meninju Bisma namun segera di tahan oleh Difa ya memang Difa melihat Rafael tengah ingin meninju Bisma

"udah Raf udah"Difa

"gak bisa mereka yang udah buat Gue kaya gini, buat papah di penjara dan Baby jadi sakit"Rafael

"adek loe ituh emang udah penyakitan kali"Bisma

"udah Bis, Stop..!!"Difa

"Difa.. Difa jadi karena cowok miskin dan berandalan kaya dia loe nolak gue. Gak nyangka ya ternyata selera loe rendahan"Bisma

"udah ya Bis, gue gak ada waktu buat ngurusin orang bejat kaya loe. Yuk Raf kita pergi"Difa


"Difa liat aja nanti loe bakal ngemis Cinta sama gue..!!"Bisma tersenyum licik

****

"Raf loe tuh kaya anak kecil dikit* berantem"Difa

"udah ya Dif gue mau pergi dulu"Rafael

"pergi kemana loe ?"Difa

"tempat biasa"Rafael

"Raf kan udah gue bilangin jangan pernah pergi lagi ke tempat kaya gituan. Mending jaga Baby"Difa

"ogah"Rafael, langsung pergi.

*** Di perjalanan ia melihat Indah seperti sdang berdiri sendirian di pinggir jalan. Ia menghampirinya dan langsung memeluk mantan kekasihnya itu

"ih apaan sih Raf lepasin gak"Indah

"indah aku mohon kamu jangan putusin aku. Aku lagi butuh kamu, hidupku tak indah bila gak ada kamu Indah"Rafael

"sorry ya Raf gue gak bisa jadi pacar loe lagi"Indah

"tapi ndah"Rafael

"aduh Raf loe tuh udah miskin, kaya dulu dong kalau mau jadi pacar gue. Lagi pula sekarang gue udah punya pacar dia jauh lebih kaya dari loe"Indah

"siapa ? Reza.. Dia itu sahabat gue jadi mana mungkin dia mau jadi pacar kamu"Rafael

"siapa bilang"Ucap Reza yang baru dateng

"itu dulu ya gue jadi sahabat loe. Tapi sekarang udah nggak jadi loe jangan gangguin pacar gue"Reza

"ia nih sayang masa tadi Rafa pegang* aku"Indah

"Loe jangan gangguin cewek gue.. Ngerti..!!"Reza langsung masuk ke dalam mobilnya disusul oleh Indah

"PENGHIANAT loe za"Rafael, sementara Reza ia malah melempar Rafael dgn botol bekas minuman mineral dan langsung melajukan mobilnya

"aarrgghhh"Rafael berteriak


***


"ting tong"

"ia ada ap.. MORGAN"ucap tante Eliza melihat anaknya pulang

"Mom"Morgan

"ayo nak masuk sayang"tante Eliza langsung mempersilahkan putranya masuk

"mamah seneng bnget kamu mau ke rumah mamah"

"mah aku mau tinggal sama mamah"Morgan

"Papahmu dan Bisma ?"

"aku di usir sama papah karena aku bilang harta yang ia dapatkan dari cra licik"Morgan

"ya sudah, semoga adekmu Bisma cepat sadar ya sayang'

"barang-barangmu mana ?"

"di mobil"Morgan

'ya sudah mamah bnt kamu beresin brang* kamu ya'

"ia mah'

****


"Diickkyyyyy"

“ Long Distance ” part1

genre: Happy ending.
Cast: Morgan Oey, Nacchan hime, Dicky prasetya.Saya harap untuk tidak mengcopy paste Cerita ini.


Saat jarak memisahkan kita, di sanalah kita mencoba untuk saling setia. Cinta tak harus bersatu dalam satu tempat dan satu pelukan ataupun kecupan, namun saat hati bersatu di manapun dan kapanpun itulah Cinta yang sesungguhnya. Morgan Oey lelaki yang setiap hari menghabiskan waktu untuk mengurus perusahaan mendiang ayahnya tersebut hanya diam, sambil melihat foto kekasihnya. Nacchan, yah perempuan yang saat ini sedang berada di daerah Jakarta itu adalah kekasih yang sudah hampir 5 tahun ia pacari. Namun, sayang ia harus meninggalkan Nacchan ke Eropa dari 3 tahun yang lalu. Memang bukan hal yang mudah bagi Morgan untuk menjalani semua “ Tok,, tok.. ” Seseorang membuka pintu ruangan tempat Morgan berkerja, mungkin itu sekretarisnya. Pikir Morgan.
“ Masuk.. ” memang sekretaris Morgan adalah sepupunya, jadi ia mengerti bahasa Indonesia. Morgan segera menyimpan foto Nacchan di lacinya, matanya membola seolah ia tak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang. Morgan segera bangkit dan memeluk orang itu.
“ Mama, kenapa gak bilang mau ke sini? ” tanya Morgan kepada tante Elisa, ibunda Morgan.
“ Mama sengaja ngasih kejutan buat kamu, oh ya 2 Bulan lagi kita ke Indonesia. Kamu kangen kan sama Indonesia? ” tante Elisa
“ Yang bener ma? Morgan kangen banget, Morgan juga kangen sama... ” ucapan Morgan terhenti saat tante Elisa menyebut nama “ Nacchan ”
“ Ia Sayang, mama akan pertemukan kamu sama Nacchan. Sekalian mama mau melamar dia untuk kamu ” tante Elisa. Morgan kaget bercampur bahagia, semoga ini bukan mimpi.


••••••


Jakarta, perempuan ini menangis sambil memeluk guling kesayangannya. Hatinya hancur, harapannya sirna, rasanya ini semua menyulitkan keadaannya. “ Dicky sudah bangkrut, dia tak pantas lagi untukmu Nacchan..!! Dia juga penyakitan, ” pernyataan yang terlontar dari mulut sang papa begitu menyakitkan perasaannya, baru saja ia bisa melupakan Morgan untuk Dicky. Namun, hubungannya tak di restui. Perusahaan papa Dicky bangkrut, dan itu alasan yang tak logis bagi Nacchan saat kedua orang tuanya menentang hubungan mereka berdua. “ Hiskk.. Papa sama mama jahat, kenapa mereka selalu memandang orang dari materi. Nacchan udah cinta sama Dicky, tapi... ” Nacchan kembali menangis mengingat percintaannya yang tak berjalan mulus.

“ Nacchan, Dicky sayang banget sama Nacchan. Dicky harap Nacchan jangan tinggalin Dicky yah? Walau nanti penyakit Dicky akan melumpuhkan Dicky?”

“ Ia, Nacchan janji ko Dick. Nacchan gak bakal tinggalin Dicky ”

“ Nacchan, perusahaan papa Dicky hampir bangkrut. Karena, papa kehilangan banyak uang untuk pengobatan Dicky. Nacchan gak bakal tinggalin Dicky kan, walaupun nanti Dicky jadi orang miskin yang penyakitan ”

“ Nacchan janji sama Dicky, Nacchan janji Dicky. Selama Morgan gak ada kabar 2 tahun belakangan ini, cuman Dicky yang mampu bahagiain Nacchan. Cuman Dicky..!! ” Nacchan kembali menangis mengingat kenangan beberapa minggu lalu, kini Dicky sudah terbaring lemah di rumah sakit. Dan Nacchan, ia sama sekali tak di perbolehkan untuk menjenguk Dicky. “ Hiskk.. Morgan maafin aku, aku khianatin kamu. Maafin aku juga Dicky, aku gak bisa nemenin kamu ”


••••••


2 Bulan Kemdudian, Morgan menghirup udara jakarta. Udara yang selama ini ia rindukan, ia langkahkan kakinya ke rumah yang mewah tersebut.

“ Ayo sayang.. ” tante Elisa menggandeng Morgan, ia dan anaknya sekarang sudah berada di rumah. Di sambut baik oleh para pelayan rumah tangga, rumah itu.
“ Morgan kangen rumah ini ma ” Morgan
“ Ia, gimana? Mama sudah menyuruh mereka memasak masakan kesukaanmu. Jadi kita makan sekarang. ” tente Elisa, Morgan mengangguk. Selama makan Morgan mengingat sesuatu, mengapa Nacchan tak menyambut kedatangannya. “ Mungkin Nacchan lagi nyiapin sesuatu buat aku ” Morgan kembali melahap hidangan yang tersaji di depan matanya.


Seminggu sudah Morgan di Indonesia namun Nacchan sama sekali belum menemuinya, ia melamun dan merenung. Apa ini salahnya? Karena selama ini jarang menghubungi Nacchan, apa ini akibat yang harus ia terima?

“ Permisi tuan, saya sudah mendapatkan informasi nona Natthania ” ucap salah satu orang suruhan Morgan. Ia menatap orang itu dan berkata “ Apa ?” kalimat yang singkat, padat dan jelas.
“ Nona Nacchan sekarang tinggal di kota Bandung. Karena, ayahnya terkena serangan jantung gara-gara ia ketauan korupsi. Dia bersama ibunya tinggal di rumah neneknya. Ini alamatnya ” orang itu memberikan secarik kertas yang berisi sebuah alamat kepada Morgan, setelah mendapatkan alamat itu Morgan memberi kode agar orang itu pergi. “ Cintaku, aku akan datang untukmu. Maafkan aku sudah menyiakan kamu selama ini ”.

Sabtu, 12 April 2014

Perjalananku untuk Bisa mendaptar ke MAN INSAN CENDEKIA

Assalammu'alaikum :) aku mau ngehsrae nih gimana ceritaku agar bisa mendaptar ke MAN IC tapi ini belum tentu ke terima yah hehe... Cuman mau berbagi aja, bahwa segala sesuatu yang belum tentu kita dapat juga membutuhkan perjuangan :).

****


Kala itu sekitar tahun 2012 (kelas VIII) saya sedang asyik mengobrol dengan kedua teman sekelas saya yakni Wdiya Ningsih dan Kamiyatein dan di situ kami tertuju kepada oborlan Widya, dia menyampaikan dan menyarankan agar kita mau sekolah ke MAN Cendikia. Katanya sih di sana semuanya gratis, boleh bawa barang elektro dan juga mondok. Kami di sana mulai menyimpulkan akan satu pndok bareng dan blabla... Lalu setelah saya pulang saya bilang sama IBU mah teteh mau sekolah di Man yah kalau udah tamat sama Widi dan Atin. Namun Ibu saya belum terlalu menyetujui waktu itu.

Namun obrolan kami tentang niat ke MAN hanyalah oborlan semata tidak ada kepastian kami hanya pkus belajar dan belajar terlebih karena peringkatku yang menurun dari 6 ke 10, aku tak putus semangat aku selalu ingat omongan Bu Novy bahwa kalian itu murid terpilih kalian itu pintar peringkat terakhir di kelas ini bisa menjadi peringkat pertama di kelas Reguler, yah kebetulan aku menduduki bangku kelas Unggul yang berstandar Nasional dari kelas VII-IX. Singkat cerita waktu itu aku berlibur ke Bandung, ke kampung halamanku, aku di tawarkan sama Pamanku yang kebetulan guru ngaji dan ayah keduaku waktu aku masih sekolah di sana pada zaman SD beliau menyuruhku untuk melanjutkan sekolah ke pondok pesantren Robthoh di sana juga ada kegiatan belajar mengajar dan setiap harinya berbahasa Inggris dan Arabic, aku gak berminat karena di sana juga ada SMP nya nanti aku ketinggalan. Begitu kiraku. Saat aku hendak pulang Ua ku kembali menawarkanku ke sana katanya ilmu akhirat itu jauh lebih penting lagi pula lulus dari sana kita bisa melanjutkan ke PT luar negeri dan dalam negeri secara gratis, mendengar kata Gartis aku mulai Connect "Man Cendikia" Wa di Jambi juga ada sekolah kaya gitu, teteh mau ke sana aja karena mulainya dari SMA pasti teteh gak bakal ketinggalan. Begitu pikirku, kata pamanku ya sudahlah.

Proses belajar mengajar kian hari aku lewati, pas November aku ultah sahabtku menyuruh aku sekolah ke SMA 8. Tambah bingung aku, karena aku sudah mulai tertarik dengan SMA Negeri 1 Majalaya di Bandung dan pada saat itu aku gak ada kepikiran lagi buat masuk MAN. Bulan Maret kami mulai membicarakan SMA pilihan dan aku mulai ada keinginan untuk masuk ke SMEA aku ignin menjadi reporter itu bagus kalau masuk SMEA namun tiba-tiba Atin ngomong. Masuk SMA 6 Kota Jambi saja ada jurusan Bahasa, dan tambahlah bingung hatiku. Memasuki bulan April aku di tawari Atin untuk Masuk Ke Man Cendekia aku mulai tertarik lalu aku langsung di suruh Fotokopy akte, laport, dan segala macamnya. Aku lalu membuka websitenya icjambi.sch.id aku mencari-cari berita tentang MAN entah apa yang membuatku terhopnotis aku jadi menginginkan sekolah di sana, rasanya sekolah SMAJa, SMA 8 dan SMA 6 juga Smea tak ada lagi dalam pikiranku pertama aku dan Refi hanya ngomong daptar cuma-cuma namun dari cuma-cuma itulah aku menjadi tertarik dan begitu menginginkannya. Perjuangan ke sana susah banget, mulai daptar bolak-balik ke ruangan BK untuk meminta surat rekomendasi karena pendaptaran akan segera di tutup tanggal 5 April masih 2 minggu lagi sih tapi kan lebih cepat lebih baik aku dan Atin kebingungan sendiri mencari tempat scan semua teman sudah daptar kecuali aku dan dia. Lalu nanya ke Refia katanya ada tempat scan, setelah aku dan bapaku dari kamteng langsung lah ke tempat Refi sesudah itu malamnya mulai ngedit foto karena takut mba Ike keburu ke jambi lagi. Malam itu gak ada pikiran lagi padahal sedang ujian UAS waktu cuman tinggal 5 hari, lalu hari apa yah Atin langsung ke MAN IC JAMBI menanyakan bagaimana-bagaimana takut ada yg salah katanya sih ada kesalahan dikit aja bakal gak keterima, pengorbanan berikutnya hari jum'at mau daptar eh laptop mba akunya ngehank jadi gak jadi. Dan hari sabtu perjuangan yg membuat orang pada menatapku bingung. Aku balik sekolah mati lampu, jadi gak jadi sesudah itu malamnya membuat bingung orang* krena memang lagi ada acara pertunangan aku repot sendiri. Pas mau ngeupload dan DAMN fotonya kekecilan KBnya, langsung aku nunggu bapak aku pulang mancing dia gak bisa masih capek aku mau minta tlong mang ading dianya gak mau, beruntung ada mang teten langsung ke kamteng ngedit foto lagi dan ngecelin data perjalanan kehujanan malam sampai balik dingin-dingin beruntung aku daptar di sana dengan kekurangan uang aku malah bayar 5 ribu padahal mah 10 ribu baik banget tukang fotonya dia ngedo'ain aku juga walaupun aku kurang bayar. Saat aku pulang lepatop mba aku mati dan untung aku udah daptar, balik kedinginan besoknya langsung bersin-bersin. Sebenrnya masih banyak lagi kisahku, dan akan membuat kalian ngakak karena aku emang orangnya rempong.
Aku cuman minta do'a agar aku bersama Refia, Atin, Widya dan Melin bisa masuk MAN IC :)

Baby, I Love you.. (part1)

"Rafael loe Gila yah ? Liat dong tangan loe berdarah"Difa



"biar gue bersiin yah"Difa, Rafael ia hanya mengangguk. Segera Difa membawa Air hangat dan Lap



"Raf loe jangan kaya gini dong"Difa, sambil membersihkan luka yang ada di tangannya Rafael



"udah ah, gue mau pergi dulu"Rafael



"Raf mending loe pulang ke Rumah ya kasian Baby"Difa



"ia ia Gue pulang"Rafael



"aku ikut, kamu bawa mobil aku aja"Difa



"ya udah yuk"Rafael, akhirnya mereka pulang ke Rumah Rafael





***





"mah sakit mah"Ucap seorang Gadis Cantik ya dia Beby



"kamu sabar ya sebentar lagi kaka kamu pulang"Ucap Seorang wanita paruh baya tante Nilam *betul gak ?* Ya dia ibu Beby



"ya ampun Rafael kamu kemana sih, kasian adik kamu"Tante Nilam, ya memang kondisi Beby sangat tidak memungkinkan penyakitnya kambuh



"hizk.. Anak ituh ia tak sadar sudah 2 hari tak pulang dari Rumah"Tante Nilam





"tok,,tok tok"Sepertinya ada yang mengetuk pintu segera tante Nilam membuka pintu berharap Rafael lah yang datang





"Cklek"





"Raf..."Ucapannya terhenti begitu mengetahui yang datang bukan anaknya melainkan Ibu pemilik kontrakan





"Lama banget bukanya"ucap ibu ituh dengan nada tinggi



"Ma Maaf"Tante Nilam



"mana uang kontrakan ?"Tanyanya



"Maaf bu saya belum bisa bayar beri saya waktu"Tante Nilam



"beri waktu gak gak ada yang namanya tambahan waktu. Kalau memang tidak bisa bayar mendingan angkat kaki. Lagi pula sudah banyak yang ingin mengontrak di rumah ini"Bentaknya



"saya mohon bu anak saya sedang sakit, tunggu kakanya dulu pulang pasti saya bayar"Tante Nilam ia sambil bersujud



"nunggu anakmu Si Rafael. Anak brandalan kaya dia mana mungkin bisa kerja sudahlah angkat kaki dari sini ..!!"Ucapnya sambil mendorong tante Nilam





"Mamah"Ucap Rafael yang baru datang bersama tante Difa dari kejauhan ia langsung berlari menghampiri Ibunya







"mah mamah ini apa* an sih make Sujud* segala ke Ibu* bau kaya dia"Rafael bukannya menolong ia malah memarahi ibunya



"raf loe tuh apa* an sih bukannya bantu ibu loe"Difa



"bu ayo bangun"Difa sambil membantu tante Nilam bangun





"Kalian benahi barang* kalian dan angkat kaki dari rumah saya"Ucap Ibu* itu langsung pergi





"mah mamah malu*in Rafael aja"Rafael



"maafin Rafa mamah"Tante Nilam



"udah ya tante, Baby mana ?"Difa



"ya ampun Baby"Tante Nilam langsung masuk ke rumahnya





"Raf yuk susul"Difa



"ogah loe aja deh"Rafael



"loe..."Difa ia langsung pergi





"ya ampun Baby..!!"







***









Sudah Jam 7 malam, namun Morgan belum pulang dari makam kekasihnya itu.



"aku pulang dulu ya Citra .. Besok aku kesini lagi"Morgan, sambil menaruh bunga di kuburan kekasihnya itu dan langsung pergi.





Sesampainya di Rumah Morgan terlihat banyak Mobil dan juga dari dalam terlihat alunan Music Dj. Ia langsung masuk ke Rumah mewahnya itu dan terlihat adiknya tengah melakukan Party. Karena geram ia langsung mematikan music itu.





"Loe apa*an sih ka ganggu acara gue aja"Ucap sang adik, Bisma



"berisik gue dengernya, mendingan loe bubarin temen* loe"Morgan



"Loe siapa sih, papah aja gak marah"Bisma



"jelas papah gak marah orang dia sama bejat nya kaya loe"Morgan, terlihat seorang lelaki paruh baya yang tengah mengempalkan tangannya itu



"jaga mulut kamu Morgan"Ucap lelaki itu ternyata ia ayah Morgan dan Bisma



"memang benar kan kalian bejat. Melakukan cara licik hanya untuk memperlancar bisnis papah. Dan membiarkan orang lain menderita"Morgan



"PLAKK"Satu tamparan mendarat dipipi Morgan



"Sekarang kamu Pergi dari Rumah ini dan pulang ke Rumah mamah mu"



"tanpa di suruh Morgan akan pergi. Morgan gak mau tinggal di Rumah dan menikmati Uang yang di dapatkan dgn cara licik"Morgan ia langsung pergi





"anak itu"Lelaki itu sambil memegangi dadanya



"pah papah tenang dulu ya, nanti penyakit jantung papah kambuh"Bisma



"makasih Bisma kamu memang anak papah. Dan dia aku gak akan ngakuin dia ANAK LAGI"

Salam kenal Sapa semua..

Hay semua Blogger Indonesia ... Aku mau menyapa kalian semua nih :) hehe... Ini Blogku yang baru, bukan baru sih cuman baru pake sekarang..







Di sini aku bakal posting Cerbung/Cerpen karya-karya ku, dan juga ada kata motiviasi, tokoh Motivasi, karya Fiksi dan apa yang aku pikirkan.

Pokonya Join yah sama aku ;)

@ndiiMoo_

Hallo semua perkenalkan saya Indi Yuliani, saya lagi belajar ngeblog nih :D Jadi harap maklum kalau blog saya kurang memuaskan dan tampilan blog saya masih sangat sederhana :v

Jumat, 11 April 2014

MAN INSAN CENDEKIA Sekolah Impian para Remaja Muslim

Hay kali ini saya akan mulai lagi Menulis di Blog yang baru tentunya hehe :D. Postingan saya kali ini adalah tentang Man IC. Mungkin kalian bertanya apa sih hebatnya Man Insan Cendekia ko bisa jadi Impian para Remaja Muslim di Indonesia.





Simak kutipan Berikut..





Man Insan Cendekia merupakan sekolah unggulan berstandar Internasional yang didirikan oleh Bj.Habibie dan sekarang di pegang ole Kmag. Man IC sendiri hanya memiliki 3 Cabang di Indonesia. Yakni Man Insan Cendekia Serpong , Man Insan Cendekia Gorontolo dan Man Insan Cendekia Jambi. Ke 3 Man tersebut sama-sama meliki Visi dan Misi yang sama yakni menumbuhkan IMPEK dan IMTAQ bagi siswanya. Sama dengan bahasanya "Kampus prestasi, berilmu dan bertaqwa". Di sana kita bisa mengembangkan ilmu agama dan ilmu pengetahuan secara menyeluruh dan juga kita bisa mendaptkan prestasi karena memang kampus ini mempunyai pelajaran ektra.



Nah kalau jurusan mereka hanya menyediakan 2 jurusan yakni IPA dan IPS namun kita bisa mengikuti eskul yang sesuai dengan minat dan cinta-cita kita.

Nah berikut apa saja yang ada di MAN IC ::
:: Program-Program Akademik ::

-Bimbingan Konseling
-Hafalan Alqur’an & Hadits
-Kalender Akademik 2013/2014
-Language Development
-Programme Muhadharah
-Shalat Berjamaah

:: Fasilitas ::

-Asrama Guru
-Asrama Siswa
-Gedung Administrasi
-Gedung Pelatihan
-Gedung Pendidikan
-Gedung Serba Guna
-Hotspot
-Kantin
-Masjid Cendekia
-Olahraga
-Perpustakaan
-Poliklinik
-Saung Iman
-The Plaza
-Komite Madrasah
-Kontak

:: Laboratorium::

-Laboratorium Bahasa
-Laboratorium Fisika
-Laboratorium Komputer

:: Ekskul ::

-Ekskul Bahasa
-Ekskul IPTEK
-Ekskul Musik
-Ekskul Olahraga
-Ekskul PPBN
-Ekskul Seni Budaya

Pokonya untuk fasilitas lengkap deh kita pasti akan nyaman banget di sana, untuk satu kamar biasanya di tempati 3-4 murid untuk yang putri kalau putra saya kurang tahu satu kamar tidur di lengkapi meja belajar dan kamar mandi jadi gak perlu ngantri kalau mandi, satu asrama juga ada ruangan khusu untuk kita belajar dan mengadakan perteuan karena asrama putri ada 3 gedung nah kalau putra ada 2. Karena kita jauh dari ortu kita akan mempunyai guru pembingbing masing-masing yang akan menjadi tempat solusi kita. Kegiatan belajar mengajar di laksanakan dari pkl 07.00-15.00 itu untuk hari senin sampai kamis. Kita juga akan belajar kitab malamnya.



Bagaimana anda berminat?? Seperti saya dan teman-teman saya ;)



itu website nya MAN IC.



Jambi : http://icjambi.sch.id

Serpong: http://ic.sch.id

Gorontalo: http://Icg.sch.id



terimakasih sudah berkunjung ^_^



Wassalam..