Daptar :)

Minggu, 22 Juni 2014

“ Ini Bukan SINETRON ” part1

Title: Ini Bukan Sinetron
Genre: Action, Fantasi, Comedy, Sad and Happy.
Cast: Morgan Oey, Aelke Mariska, Rafael Tan, Faby Marcelia, etc.

Ilustrasi Editing by @CYLarasati
••••••••••••••••••••••••

Tampan, populer, punya segalanya. Itulah Morgan Oey. Dia adalah aktor papan atas Indonesia, di gilai banyak wanita, menjadi anak kesayangan para rumah produksi. Berbagai TV beramai-ramai mengundangnya, sinetron dan Film layar lebar mengantri. Usia 17 tahun sangat muda untuk Morgan bisa sesukses ini. NAMUN, ITU DULU.

••••••

Lelaki berwajah chines ini dengan semangat memakul barang-barang. Wajah dan kulitnya yang putih telah di banjiri oleh keringat dan kotoran, bajunya sudah basah, bau tubuhnya sudah sangat menyengat. Dia adalah kuli bangunan.

“ Gue capek hidup kaya gini ” keluhanya mengelap peluh di dahinya. Sejenak dia duduk, untuk beristirahat.
“ Gue kangen dunia gue yang dulu ” Lelaki tersebut menyenderkan tubuhnya di tembok bangunan yang belum sepenuhnya jadi.

“ Chan, bawain gue ini dong ”

“ Chan, baju gue mana? ”

“ Ke, gue haus jus yang tadi mana..!! ”

“ Nacchan, lo jadi orang gak becus banget.. ”

“ Chan, Nacchan....!! Natthania.. ”

Cacian, makian, ucapan kasar. Seolah terbayang kembali di ingatan. Cinta, sayang, benci menjadi satu. “ Tes.. ” air mata pria itu menetes.
“ Gue nyesel Nacchan, gue cinta sama lo. Tapi, gue juga benci sama lo. Gara-gara gue lo pergi dari dunia ini, gara-gara lo gue kehilangan semua ”
“ Handiiii... Kamu mau makan gaji buta? Cepat kerja..!! ” sentak mandor bangunan tersebut, pria yang bernama Handi tersebut menurun.

•••••

“ Ayolah ke, bantu gue. Gue mohon...!! ” melas seorang gadis yang bernama, Faby.
“ Males ah, gue lagi banyak urusan Faby.. ” Aelke melangkahkan kakinya menjauhi Faby.
“ Aelke, Rafael ngajak gue kencan. Masa ia penampilan gue kaya gini ” teriak Faby, sontak Aelke menghentikan langkahnya. Rafael? Pria yang ia cintai mengajak sahabatnya kencan. Dia saja yang sudah bertahun-tahun mencuri perhatian kepada Rafael tak bisa. Sedangkan Faby, baru beberapa hari kenal dengan Rafael bisa seberuntung itu.
“ Bantuin apa? ” Aelke menoleh seraya bertanya kepada Faby.
“ Gue pinjem baju lo, sekalian lo dandanin gue secantik mungkiinnn... ” Faby, Aelke mengerutkan dahinya. Dandan? Seumur hidup Faby tak pernah mau dandan, tapi sekarang. Perlu tanda tanya ?
“ Kenapa, lo mau ngejek gue? ” Faby memajukan bibirnya, membuat Aelke tertawa.
“ Baiklah sahabatku, ntar gue bantu lo. Lo boleh pilih mau baju mana ” Aelke memeluk Faby.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar