Cast: Pramudina Narundana, Bisma Karisma, Morgan Oey, Aelke Mariska, etc.
Dina

Hay perkenalkan namaku Bisma karisma, kalian bisa memanggilku Bisma. Bagiku hal terbodoh yang telah aku buat adalah membuat orang yang aku sangat cintai telah pergi aku merasakan betul arti PENYESALAN yang sesungguhnya.
••••
Author po.v
Kala itu perempuan berwajah oriental ini menghampiri Bisma, wajahnya menyunggingkan senyum saat mengetahui pria yang sangat ia sayangi berada di bangku taman dengan gaya Facenya. “ Hey Bis, maaf yah menunggu lama” Sapa Pramudina Afra, sebut saja Dina.
“ Gak apa-apa ko Din aku juga baru datang ” Bisma tersenyum simpul matanya sedikit berkaca-kaca saat menatap wajah indah itu, wajah yang selalu membuat ia nyaman dan damai terlebih senyumnnya yang selalu membuat hati seorang Bisma sejuk.
“ Mmh ngomong-ngomong ada apa kamu memanggilku? ” Dina mengambil alih duduk di samping Bisma ia meraih tangan kekasihnya itu dan memeluknya.
“ Maaf ” hanya itu yang mampu Bisma katakan dadanya seolah sesak, mulutnya seakan terkunci saat dia ingin mengatakan sesuatu hal yang akan membuat hatinya dan orang yang berada di sampingnya sakit. “ Maaf? Untuk apa Bis. Hey kamu gak ada salah sama sekali ” pernyataan yang terlontar dari mulut Dina seolah membuat Bisma berada dalam titik ketakutan. Takut bagaimana melihat wajah cantik nan ceria itu di banjiri oleh air mata, takut bila dirinya nanti takan mampu menggapainya, takut bila nanti akan menjadi sebuah titik di mana dia tak bisa lagi mengulang semuanya dari awal. Dengan nafas berat Bisma mencoba mengucapkannya, ia tahu setelah ini ia akan kehilangan semuanya “Kita harus akhiri semua ”
“ Kita putus yah Din, besok aku mau NY maaf aku gak mau membuat kamu sedih dan menunggu aku nantinya ” Bisma langsung berdiri dan melangkahkan kakinya pergi tak peduli dengan teriakan Dina yang menanyakan alasan Bisma mengakhiri semuanya.

•••••
2 Tahun kemudian. Terkadang kita harus bangkit dari keadaan yang membuat kita kurang baik. Terkadang kita harus tersenyum, saat semua semangat itu hilang. Terkadang juga kita harus mengikhlaskan semuanya yang sudah terjadi, karena kita tak mungkin lagi dapat mengubah takdir. Tuhan selalu mempunyai rencana yang indah, tuhan tak pernah tidur dan tuhan selalu adil kepada setiap mahluk ciptaannya.

“ Lo itu artis yang paling sombong yang pernah gue kenal dan paling belagu tau gak? ” Perempuan tomboy itu tampak kesal dan memaki-maki seorang aktor tampan yang berada di depannya.
“ Kata siapa? Fans gue bilang gue arttis yang paling baik dan ramah ” lelaki yang bersuara merdu itu hanya menyunggingkan senyum ke bawah pertanda meremhkan.
“ Itu kata Fans lo kan? Bagi gue ngga sama sekali. Infotaiment itu menipu, yang baik di bilang buruk. Yang buruk di bilang baik..”
“ Oh Ya? Wow... ” lelaki itu dengan sangat angkuh berjalan tanpa melihat orang yang berada di depannya. “ Dasar Morgantunggal sialan, kalau ini bukan di tempat umum dan bukan di wilayah lo habis lo di tangan gue...!! ” Tak menyangka di balik pertemuan yang buruk itu ternyata menghasilkan benih yang di luar dugaan seorang Pramudina. Sekarang dirinya merasa menyesal pernah memaki pria yang sangat baik tersebut dan benar kata Fans MORGAN OEY dia adalah sosok pria yang baik dan ramah.
“ Din hari ini aku ada jadwal shoting di Bandung, jadi maaf yah kalau aku gak bisa temetin kamu nanti siang ” Morgan meminta maaf kepada kekasih hatinya tersebut, yah ternyata dari pertemuan yang kurang bersahabat, membuat benih-benih cinta yang berkembang sehingga Dina dan Morgan menjadi pasangan kekasih. Menurut Morgan, Dina itu beda dia adalah perempuan yang baik dan cantik walaupun gayanya sedikit tomboy. “ Gak apa-apa ko, aku ngertiin profesi kamu. Lagi pula aku gak bisa memaksa kamu untuk selalu ngertiin aku ” Dina tersenyum dan mengusap lembut pipi putih kekasihnya. “Ya sudah mending sekarang kita makan yuk, di Cafe yang biasa” Morgan merangkul pundak Dina mesra lalu mereka pun sama-sama pergi untuk mengisi perutnya kosongnya.

itu Aelke bakal muncul di part2 :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar