Dikala kokok ayam mulai terdengar,
dan Mentari pagi mulai menyapa.
Disaat yang lain tak bisa lagi melihat indahnya pagi.
Atas KaruniaMu, aku bersyukur
masih bisa melihat indahnya pagi,
merasakan hangatnya mentari,
sejuknya angin dan kicauan burung.
dan Mentari pagi mulai menyapa.
Disaat yang lain tak bisa lagi melihat indahnya pagi.
Atas KaruniaMu, aku bersyukur
masih bisa melihat indahnya pagi,
merasakan hangatnya mentari,
sejuknya angin dan kicauan burung.
Disaat yang lain, tak bisa lagi membuat harapan.
Atas KaruniaMu, aku bersyukur
masih bisa bangkit membuat harapan baru
untuk memulai kehidupan baru di hari ini.
Terkadang, jiwa ini selalu menyangkal.
Menyangkalaaaa bahwa engkau tak adil
saat aku tak mendapatkan apa yang aku mau.
Padahal kau telah memberikanku aku kehidupan,
yang belum tentu orang lain di luar sana masih bisa mendapatkannya.
Atas KaruniMu, aku masih bisa bernafas,
menikmati setiap detik-detik yang telah kau berikan kepadaku.
KaruniaMu begitu besara terhadapku,
senyuman bahagia yang selalu terpancar dari wajahku.,
keluarga yang selalu ada untukku,
sahabat yang selalu menemaniku,
kasih sayang yang selalu aku dapatkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar